Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mitos atau Fakta, Jatuh Cinta Bikin Kulit Berjerawat?

KOMPAS.com - Muncul jerawat di wajah kerap kali dikaitkan dengan tanda remaja sedang mengalami jatuh cinta.

Oleh sebagian orang, hal itu dianggap benar karena berkaitan dengan perubahan hormon yang mungkin dialami para remaja saat kasmaran.

Namun, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, Sp.KK(K), berpendapat pandangan tersebut rasanya kurang tepat.

Pasalnya, menurut dia, jerawat pada seseorang, terutama remaja bisa muncul kapan saja, bukan hanya saat sedang jatuh cinta.

Selain karena masih berada di usia pubertas, dokter yang akrab disapa Pras tersebut, menerangkan ada beberapa hal lain yang dapat memicu datangnya jerawat pada remaja, seperti:

  • Pola tidur kurang teratur
  • Pola makan kurang baik
  • Rentan alami stres

Semua hal itu diketahui dapat memengaruhi kondisi hormon dalam tubuh.

Pras menjelaskan, jenis hormon yang paling berperan sebagai penyebab jerawat adalah hormon androgen.

Ketimbang pada wanita, menurut dia, hormon androgen lebih banyak atau dominan terdapat pada pria.

Oleh sebab itu, kaum pria sebenarnya lebih rentan terkena jerawat atau acne.

Selain itu, kaum pria juga berisiko mengalami jerawat lebih parah daripada wanita.

Karena peradangan dan bakteri

Pras menjelaskan jerawat juga bisa muncul karena adanya peradangan atau proses inflamasi pada kelenjar pilosebasea, kelenjar yang memproduksi minyak di wajah.

Keberadaan minyak itulah yang kemudian menyumbat pori-pori sehingga menimbulkan jerawat.

Mereka yang sering coba-coba beberapa produk kecantikan atau perawatan kulit juga mungkin akan terkena jerawat karena ternyata tidak cocok.

Selain itu, menurut dia, jerawat juga bisa muncul karena serangan bakteri.

"Itulah mengapa ada yang menganggap jerawat bisa timbul karena kotoran dan debu yang membawa bakteri," jelas Pras saat diwawancara Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Bahkan, Pras mengatakan, serangan bakteri bisa menyebabkan jerawat tumbuh lebih membandel, berukuran besar seperti bisul dan bernanah.

Padahal jerawat yang idealnya tidak bernanah dan terdiri dari komedo.

Cara mengatasi

Pras pun memberikan sejumlah tips cara mencegah dan mengatasi jerawat yang bisa diaplikasikan oleh para remaja maupun orang dewasa.

Berikut yang perlu dilakukan:

Dia menegaskan keseimbangan antara penerapan aktivitas, asupan gizi, dan istirahat jadi kunci untuk menghindari jerawat.

https://health.kompas.com/read/2020/02/19/133100268/mitos-atau-fakta-jatuh-cinta-bikin-kulit-berjerawat-

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke