Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Benarkah Konsumsi Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus?

KOMPAS.com - Mata adalah salah satu indera yang penting bagi manusia. Jika terjadi gangguan pada mata tentu akan membuat kita menjadi sangat tidak nyaman.

Salah satu gangguan mata yang banyak dialami adalah rabun jauh atau yang sering disebut dengan mata minus.

Mata minus ini membuat kita tidak bisa melihat dengan fokus dalam jarak yang jauh.

Tentu hal ini sangat menganggu aktivitas kita sehari-hari. Oleh karena itu, banyak orang yang berusaha menyembuhkannya.

Salah satu cara yang dipercaya untuk menyembuhkan mata minus adalah dengan banyak mengkonsumsi wortel.

Pendapat ini muncul karena wortel mengandung banyak vitamin A. Vitamin ini dipercaya sangat bagus bagi kesehatan mata.

Tapi benarkah demikian?

Memang pendapat mengenai vitamin A yang ada pada wortel bagus bagi kesehatan mata.

Merangkum dari Scientific American, diperkirakan 250.000 hingga 500.000 anak menjadi buta karena kekurangan vitamin A.

Dalam eksperimen yang dilakukan pada orang dengan kekurangan vitamin A ekstrem di Nepal dan India, konsumsi vitamin dan suplemen beta karoten terbukti meningkatkan penglihatan pada malam hari.

Namun, kandungan dalam wortel ini tidak bisa menyembuhkan mata minus.

Vitamin A dalam wortel hanya berguna untuk mencegah dan mengatasi gangguan mata yang disebabkan kekurangan vitamin A.

Misalnya saja xeroftalmia (mata menjadi kering) atau rabun senja (penglihatan yang terganggu di saat gelap/malam hari).

Kedua ganguan mata tersebut terjadi karena kekurangan vitamin A, sehingga bisa diatasi dengan konsumsi wortel.

Sedangkan rabun jauh atau mata minus tidak terjadi karena kekurangan vitamin A, maka sebaiknya diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa minus atau lensa kontak.

Baik untuk mata

Meski begitu, kandungan nutrisi dalam wortel memang punya berbagai manfaat kesehatan untuk mata.

Melansir dari Healthline, wortel memiliki kandungan antioksidan tinggi yang baik bagi mata.

Antioksidan tersebut adalah beta karoten dan lutein yang dapat membantu mencegah kerusakan mata akibat radikal bebas.

Tubuh menyerap dan memanfaatkan beta karoten lebih efisien pada wortel yang dimasak daripada mentah.

Pada penelitian yang dilakukan oleh University of Utah, kandungan antioksidan dalam wortel lebih banyak dikaitkan dengan degenerasi makula, atau gangguan penglihatan akibat usia.

Antioksidan dan vitamin seperti zinc, lutein, zeaxanthin, beta kariten, vitamin C, dan vitamin E emiliki efek untuk menurunkan risiko terkena degenerasi makula.

https://health.kompas.com/read/2020/07/24/121704968/benarkah-konsumsi-wortel-bisa-sembuhkan-mata-minus

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke