Salin Artikel

Benarkah Kebiasaan Membunyikan Punggung Berbahaya?

KOMPAS.com - Beberapa orang memiliki kebiasaan sesaat setelah bangun pagi dengan menggeliat lalu membunyikan sendi-sendi punggung hingga terdengar suara "krek".

Kebiasaan ini memang kerap membuat rasa nikmat sekaligus lega seperti melakukan peregangan.

Bahkan, tak hanya sesaat setelah bangun tidur saja, kebiasaan ini juga sering dilakukan saat badan terasa lelah atau otot terasa kaku.

Namun, pertanyaannya, apakah kebiasaan membunyikan punggung ini bisa berbahaya?

Secara umum, kebiasaan membunyikan punggung bukan hal yang buruk. Hanya saja, Anda tidak boleh melakukannya terus menerus.

Apalagi jika Anda melakukannya beberapa kali dalam sehari.

"Sesekali itu tidak apa-apa, tetapi menggertakkan punggung Anda setiap hari bisa menyebabkan tulang rawan aus hingga memicu rasa sakit atau mungkin tendon dan ligamen robek," ungkap Armin Tehrany, ahli bedah ortopedi dikutip dari Business Insider.

Dalam laporan Healthline, menggertakkan sendi juga bisa membuat peregangan ligamen di sekitarnya.

Hal ini kemudian dapat menyebabkan kondisi seperti ketidakstabilan terus menerus dan berisiko terkena osteoartritis.

Tak hanya itu, menggertakkan punggung kronis bisa membuat seseorang mengalami hipermobilitas atau rentang gerak yang tidak normal pada persendian.

Boleh dilakukan, asal...

Meski boleh dilakukan sesekali, tapi meminta tolong teman tidak kompeten untuk menggertakkan punggung Anda bisa berakibat buruk.

Salah-salah, Anda justru mungkin mengalami kerusakan tulang atau otot.

"Ketika seseorang membantu membunyikan punggung, bisa jadi mereka memilih sendi tulang belakang yang tidak spesifik dan menekannya pada posisi ekstrem untuk mengeluarkan suara retakan," tutur terapis fisik Jeffrey Yellin.

Jika memang ingin melakukannya, Anda bisa memilih bantuan profesional seperti ahli fisioterapi.

Tetapi, jika hal itu juga tidak bisa menjadi pilihan, maka lebih baik melakukannya sendiri.

"Sangat sulit bagi Anda untuk membunyikan punggu sendiri, karena secara naluriah tubuh ingin melindungi diri dari bahaya," kata Ferhan Asghar, asisten profesor bedah orotpedi di UC Health.

Kalaupun bisa, ada baiknya Anda membatasi diri untuk melakukan hal ini. Yellin mengingatkan, terlalu sering membunyikan punggung bisa menyebabkan tulang belakang tidak stabil dan tidak sejajar.

Alernatif lain

Untuk tujuan meredakan ketegangan otot, Anda bisa memilih peregangan dibanding membunyikan punggung.

Tehrany bahkan menganjurkan lebih baik melakukan peregangan setelah mandi air hangat dibanding menggertakkan punggung.

Caranya, setelah mandi air hangat dan mengeringkan diri, perlahan membungkuklah ke depan dengan tumpuan di pinggang.

Pertahankan posisi tersebut selama 15 hingga 30 detik atau selama Anda merasa nyaman.

Hal ini bisa membantu meredakan ketegangan di punggung dan bahu tanpa merusak sendi.

Dapat berbahaya

Kebiasaan membunyikan punggung juga bisa menjadi hal yang berbahaya. Hal ini diungkap oleh Dr. Christopher Anselmi dari Hospital for Special Surgery's Integrative Care Center di New York City.

"Cracking atau membunyikan sendi dapat berakibat buruk jika menjadi sebuah kebiasaan," kata Anselmi dikutip dari Fox News.

"Sendi punggung terdiri dari ligamen, tendon, dan struktur jaringan lunak lain yang dapat aus dari waktu ke waktu. Gerakan yang tidak semestinya dilakukan dapat menyebabkan kerusakan dini," tambahnya.

Saat Anda membunyikan punggung terus menerus, risiko cedera tulang punggung meningkat.

Untuk itu, meski tidak berbahaya, lebih baik berhati-hati dalam melakukan hal ini.

https://health.kompas.com/read/2020/08/19/074000068/benarkah-kebiasaan-membunyikan-punggung-berbahaya-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.