Salin Artikel

Penyebab Penyakit Batu Empedu dan Faktor Risikonya

Kantong empedu adalah organ kecil berbentuk buah pir yang terletak di perut bagian kanan.

Kantong ini berfungsi menampung cairan pencernaan yang disebut empedu. Cairan tersebut selanjutnya dilepaskan ke saluran usus kecil.

Melansir Mayo Clinic, banyak penderita tidak merasakan ciri-ciri sakit batu empedu.

Penderita baru merasakan gejala batu empedu ketika batu empedu menyumpat saluran empedu. Beberapa tandanya antara lain:

  • Sakit perut sebelah kanan atas secara tiba-tiba selama beberapa jam
  • Rasa sakit dari perut bagian kanan terkadang bisa menjalar ke perut bagian tengah
  • Sakit punggung di antara tulang belikat
  • Sakit di bahu sebelah kanan
  • Mual dan muntah

Penderita penyakit batu empedu yang sudah parah juga bisa mengalami gejala penyakit kuning dengan tanda kulit dan bagian putih mata menguning.

Selain itu, penderita juga mengalami demam tinggi sampai tubuhnya menggigil.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait penyebab penyakit batu empedu dan faktor risikonya.

Penyebab penyakit batu empedu

Melansir NHS, batu empedu adalah penyakit yang disebabkan ketidakseimbangan susunan kimiawi empedu.

Empedu adalah cairan yang diproduksi hati atau liver. Kegunaan cairan ini untuk membantu pencernaan.

Ahli hingga kini belum mengetahui dengan pasti penyebab ketidakseimbangan kimiawi ini, tapi batu empedu dapat terbentuk jika:

  • Kadar kolesterol di dalam kantong empedu tinggi
  • Kadar bilirubin atau produk limbah di dalam kantong empedu tinggi

Ketidakseimbangan kimiawi ini yang menyebabkan kristal kecil terbentuk di kantong empedu.

Batu empedu acapkali tumbuh secara bertahap selama bertahun-tahun sampai menjadi butiran padat sebesar pasir atau kerikil.

Terkadang hanya ada satu batu yang terbentuk. Namun, ada juga batu empedu yang terbentuk beberapa buah sekaligus dalam waktu berbarengan.

Faktor risiko penyakit batu empedu

Ada beberapa orang yang lebih berisiko terkena penyakit batu empedu. Melansir Johns Hopkins Medicine, faktor risiko penyakit batu empedu antara lain:

  • Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas
  • Wanita yang kadar estrogennya meningkat, bisa karena hamil, terapi hormon, atau efek samping kontrasepsi
  • Wanita lebih berisiko dua kali lipat mengidap batu empedu ketimbang pria
  • Orang yang mengonsumsi obat penurun kolesterol
  • Penderita diabetes
  • Orang yang berat badannya turun drastis dengan cepat

Penyakit batu empedu bisa diketahui lewat pemeriksaan fisik, tes darah, USG, CT scan, sampai endoskopi.

https://health.kompas.com/read/2020/12/18/120200668/penyebab-penyakit-batu-empedu-dan-faktor-risikonya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.