Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

11 Makanan yang Sangat Menggemukkan

KOMPAS.com – Seseorang bisa mengalami penambahan berat badan karena berbagai alasan.

Salah satu penyebab utamanya adalah makan terlalu banyak kalori.

Meski demikian, makanan tertentu bisa menjadi lebih bermasalah bagi kesehatan daripada yang lainnya, seperti makanan olahan yang tinggi lemak, gula, dan garam.

Berikut ini adalah beragam makanan yang sangat menggemukkan yang perlu Anda hindari jika ingin memiliki berat badan ideal:

1. Soda

Soda manis bisa jadi adalah bahan paling menggemukkan yang dapat Anda masukkan ke dalam tubuh.

Melansir Health Line, minuman yang dimaniskan dengan gula cenderung tidak akan memberikan nutrisi penting dan malah menambah banyak kalori kosong ke dalam makanan.

Beberapa studi pun menunjukkan bahwa orang yang minum soda manis lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan daripada orang yang tidak melakukannya.

Satu studi menemukan bahwa orang yang minum soda di atas diet normalnya mengonsumsi kalori 17 persen lebih banyak.

Seiring waktu, hal itu dapat dengan mudah menyebabkan penambahan berat badan yang signifikan.

Minum soda bukan hanya meningkatkan risiko obesitas, tetapi juga diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

2. Kopi yang dimaniskan dengan gula

Kopi bisa menjadi minuman yang sangat menyehatkan.

Namun, kopi yang dimaniskan dengan tambahan gula dapat mengandung gula setara dengan sekaleng minuman bersoda.

Seperti soda, konsumsi kopi tinggi gula terlalu sering dapat berdampak buruk pada lingkar pinggang dan kesehatan secara keseluruhan.

3. Es krim

Sebagian besar es krim yang dibuat secara komersial penuh dengan gula dan lemak.

Karena sering disantap sebagai makanan penutup, es krim dapat menambah banyak kalori ekstra pada makanan Anda.

Jika Anda menyukai es krim, mungkin yang terbaik adalah jangan memakannya terlalu sering atau sesekali saja.

Untuk memilih es krim yang lebih sehat, carilah yang mengandung kurang dari 15 gram gula per porsi.

Selain itu, pastikan untuk memperhatikan ukuran porsi Anda.

4. Pizza 

Pizza biasanya sangat enak tetapi tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan kalori.

Beberapa varietas pizza paling populer juga dibuat dengan keju dan daging olahan dalam jumlah besar.

Daging olahan adalah daging yang telah diawetkan, diasinkan, atau diasapi.

Beberapa ulangan mengungkap, asupan tinggi daging ini telah dikaitkan dengan obesitas dan peningkatan risiko kondisi kesehatan yang merugikan, seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Namun, ketika mengetahui hal tersebut, Anda tidak perlu langsung menghindari pizza.

Pasalnya, tidak semua pizza dibuat sama.

Jika Anda menyukai pizza, cobalah cari restoran pizza yang menggunakan bahan yang lebih sehat, seperti sayur mayur dan adonan gandum.

Anda juga bisa membuat pizza sendiri di rumah dengan komposisi yang lebih sehat.

5. Kue dan donat

Kebanyakan kue dan donat mengandung gula, tepung olahan, dan lemak tambahan dalam jumlah tinggi.

Oleh sebab itu, makanan ini bisa jadi sangat tinggi kalori.

Untuk menjaga berat badan, Anda harus membatasi asupan Anda akan kue dan donat.

Ketika keinginan untuk memakannya datang, pilihlah satu porsi kecil, bukan kue atau donak dengan ukuran jumbol.

Saran ini dapat membantu Anda membatasi kelebihan kalori dan gula yang Anda konsumsi dari kue atau donat.

Donat berukuran sedang rata-rata bisa mengandung lebih dari 200 kalori. 

6. Kentang goreng dan keripik kentang

Kentang goreng adalah pilihan camilan atau pendamping yang populer, terutama saat makan di luar.

Sayangnya, satu porsi kentang goreng (5 ons atau 139 gram) biasanya mengandung sekitar 427 kalori, menjadikannya makanan berkalori tinggi.

Sebagian besar kentang goreng komersial juga tinggi lemak dan garam, sehingga meningkatkan risiko makan berlebihan.

Terlebih lagi, kentang goreng sering menemani junk food lainnya dan biasa disantap dengan saus tinggi gula seperti saus tomat.

Ini berarti Anda bisa mengonsumsi kalori dalam jumlah sangat tinggi dalam sekali makan, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Faktanya, beberapa penelitian telah mengaitkan makan kentang goreng dengan penambahan berat badan. Salah satu penelitian itu diterbitkan dalam Health Affairs Journal pada 2015.

Seperti kentang goreng, keripik kentang juga cenderung sangat tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan garam.

Keripik ketang juga telah dikaitkan dengan penambahan berat badan dalam studi observasional.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine pada 2011 bahkan menemukan keripik kentang menjadi makanan yang paling mungkin menyebabkan kenaikan berat badan.

Untuk alasan kesehatan, merebus atau memanggang kentang akan lebih baik ketika ingin mengonsumsinya.

7. Selai kacang dengan tambahan banyak gula dan garam

Selai kacang dalam jumlah sedang bisa menyehatkan.

Manfaat ini terutama benar jika hanya dibuat dengan bahan-bahan yang sehat, seperti gilingan kacang tanah dan sedikit garam.

Faktanya, makan kacang-kacangan dan kacang tanah telah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan kesehatan yang lebih baik.

Namun, selai kacang yang disiapkan secara komersial sering kali mengandung tambahan gula, minyak nabati terhidrogenasi, dan banyak garam, sehingga membuatnya agak tidak sehat.

Selai kacang juga sangat tinggi kalori dan sangat mudah bagi sebagian orang untuk makan berlebihan.

8. Susu cokelat

Cokelat hitam telah dikaitkan dengan banyak manfaat, termasuk peningkatan kesehatan jantung dan fungsi otak.

Namun, sebagian besar varietas susu dan cokelat putih yang diproduksi secara komersial sarat dengan tambahan gula dan lemak.

Seperti junk food lainnya, susu cokelas dan cokelat batangan manis sangat mudah dimakan berlebihan.

9. Jus buah

Jus buah sering dianggap sebagai pilihan yang sehat.

Meskipun demikian, sebagian besar jus buah yang dipasarkan atau dijual mengandung banyak gula.

Jus buah juga juga cenderung minim serat dan nutrisi lain yang ditemukan di buah utuh.

Minum jus buah dalam jumlah berlebihan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, terutama pada anak-anak.

Alih-alin jus buah, buah utuh adalah pilihan yang jauh lebih sehat dan lebih ramah penurunan berat badan.

Jika Anda ingin memasukkan jus buah ke dalam makanan Anda, pilih jus buah tanpa pemanis 100 persen dan pertahankan ukuran porsi Anda maksimal 5 ons (150 ml) per hari.

10. Alkohol

Melansir Eat This, tentu, minum segelas atau lebih alkohol tidak akan menyebabkan penambahan berat badan.

Namun, konsumsi berlebihan minuman ini bisa menyebabkan Anda gemuk atau mengalami kenaikan berat badan.

Bukan hanya karena alkohol penuh dengan kalori kosong.

Selain itu, mengonsumsi alkohol juga terbukti mengelabui tubuh Anda agar makan lebih banyak.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan bahwa meminum alkohol dapat menyebabkan orang makan 384 kalori ekstra sehari.

Untuk minum dengan cara yang sehat, minumlah air di sela-sela minuman beralkohol dan cobalah untuk menghindari koktail manis.

11. Roti Putih

Makan roti putih yang sangat halus harus dihindari dengan cara apa pun saat Anda bekerja untuk menghilangkan lemak perut.

Studi menunjukkan bahwa makan biji-bijian olahan dapat meningkatkan lemak perut.

Ditambah lagi, roti adalah makanan yang dapat menyumbang natrium cukup banyak.

Semua natrium itu akan menyebabkan Anda menambah berat badan air dan akan menyebabkan kembung permanen.

https://health.kompas.com/read/2020/12/21/200500368/11-makanan-yang-sangat-menggemukkan

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke