Salin Artikel

8 Cara Mudah Jaga Kesehatan selama Work from Home

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai sistem kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk dalam hal pekerjaan.

Saat ini, banyak kantor yang menerapkan sistem work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Merangkum dari Medical News Today, bekerja dari rumah dapat bermanfaat dalam banyak hal, tetapi juga dapat menghadirkan beberapa tantangan fisik dan mental.

Oleh karena itu, seseorang yang bekerja dari rumah harus menjaga kesehatan tiga aspek tersebut.

Untuk menjaga kesehatan fisik, seseorang bisa melakukan hal-hal dasar, seperti makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur.

Selain itu, ia juga harus melakukan berbagai tips untuk menjaga kesehatan mentalnya.

Biasanya, orang yang bekerja dari rumah selama pandemi akan mengalami beberapa kondisi berikut.

  • perasaan terisolasi
  • kesulitan untuk tetap termotivasi
  • kesulitan mempertahankan kebiasaan makan yang sehat
  • kesulitan mendapatkan tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan

Karena tantangan bekerja dari rumah dapat memengaruhi kesehatan fisik, sosial, dan psikologis, ada baiknya mengambil langkah-langkah berikut untuk menjaga semua aspek kesehatan.

1. Makan makanan yang sehat

National Heart Lung and Blood Institute (NHLBI), diet sehat menekankan makanan bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.

NHLBI mencatat bahwa makanan yang dikonsumsi termasuk telur, kacang -kacangan, ikan, unggas, dan daging tanpa lemak sambil membatasi makanan tinggi gula dan garam.

Diet sehat juga membatasi makanan tinggi lemak jenuh, seperti potongan daging merah berlemak, dan lemak trans dalam makanan olahan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan untuk tidak melewatkan waktu makan, termasuk sarapan.

Orang-orang dengan sedikit gangguan di rumah mungkin menemukan bahwa mereka lebih sadar akan rasa lapar daripada di tempat kerja.

Orang-orang ini dapat menyimpan camilan sehat, seperti buah-buahan, untuk menemaninya bekerja.

2. Tetap terhidrasi

Minum cukup cairan sangat penting untuk mencegah dehidrasi, yakni suatu kondisi yang dapat menyebabkan konstipasi dan perubahan suasana hati.

Air adalah pilihan minuman terbaik, tetapi minum kopi dan teh dalam jumlah sedang juga diperbolehkan.

Hal yang terbaik adalah menghindari minuman manis, seperti soda, minuman energi, dan minuman buah.

3. Olahraga secara teratur

Olahraga memiliki manfaat fisik dan psikologis.

Meskipun tidak sebebas biasanya, seseorang tetap dapat melakukan olahraga di rumah dengan menggunakan perangkat yang ada.

Misalnya, seseorang dapat berolahraga yoga dengan berbekal video Youtube atau melakukan senam aerobik.

Selain itu, ketika bekerja, seseorang direkomendasikan untuk melakukan beberapa kegiatan fisik, seperti berjalan mondar-mandir di sekitar meja kerja ketika mengangkat telepon.

4. Atur meja kerja di rumah sesuai kenyamanan

Seseorang harus mengatur meja kerja sebaik mungkin.

Posisi meja dan kursi harus diatur sehingga menjaga postur tubuh tetap baik.

Selain itu, pilihlah kursi yang mendukung kelengkungan punggung bawah.

Cara ini dapat mengurangi risiko terkena sakit punggung akibat bekerja di depan komputer.

5. Atur keseimbangan

Saat orang bekerja di rumah, batas antara pekerjaan dan kehidupan rumah bisa menjadi kabur.

Untuk alasan ini, ada baiknya menetapkan batas ruang, termasuk memiliki ruang kerja terpisah jika memungkinkan.

The American Health Information Management Association mendorong orang untuk menetapkan batas-batas waktu dalam bentuk jadwal pekerjaan sehari-hari.

Mereka mengatakan bahwa ini harus mencakup istirahat makan siang, istirahat pagi 15 menit, dan istirahat sore 15 menit.

Orang dapat memperkuat pembagian antara pekerjaan dan kehidupan rumah dengan mencoba melupakan pekerjaan setelah jam kantor.

Beberapa peneliti memperhatikan pentingnya melepaskan diri secara mental dari pekerjaan dan berfokus pada relaksasi di akhir hari kerja.

6. Tetap pada rutinitas sehari-hari

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) penting untuk menetapkan rutinitas sehari-hari, dari bangun tidur sampai tidur lagi.

Cara ini dapat membantu mengurangi perasaan stres dan bisa memperbaiki manajemen waktu yang buruk.

Selain itu, cara ini juga dapat memberikan waktu istirahat yang cukup dengan kualitas tidur baik.

7. Buat koneksi pribadi

Bekerja dari jarak jauh dapat mempersulit orang untuk terhubung dengan rekan kerja mereka secara pribadi.

Ketika seseorang bekerja dari jarak jauh, mereka cenderung menyendiri hampir sepanjang waktu dan sosialisasi tidak terjadi secara alami.

Untuk mengatasinya, peneliti merekomendasikan untuk tetap terhubung dengan rekan kerja melalui virtual, seperti bertukar pesan, telepon, atau melakukan video conference.

Cara ini dapat mengurangi kesepian dan mengatasi stres.

8. Kurangi stres dengan berlatih mindfulness

Perhatian penuh atau mindfulness dapat membantu mengatasi stres bekerja dari rumah.

Praktik ini melibatkan memperhatikan apa yang terjadi pada saat ini.

Dengan kata lain, seseorang yang mempraktikkan perhatian penuh mengamati sebuah pengalaman tanpa membuat penilaian tentangnya.

Para penulis menyatakan bahwa melakukan mindfulness dapat meningkatkan objektivitas seseorang.

Cara ini memungkinkan seseorang untuk hanya memperhatikan pikiran dan perasaan negatif alih-alih terjerat di dalamnya.

https://health.kompas.com/read/2021/07/02/150000968/8-cara-mudah-jaga-kesehatan-selama-work-from-home

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.