Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apabila tidak diberikan pengobatan yang tepat sedini mungkin, penyakit ini bisa menyebabkan gagal hati dan berisiko fatal.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada infeksi liver, kenali gejala sampai cara mengobatinya.

Gejala infeksi liver

Melansir Narayana Health, liver atau hati adalah organ kedua terbesar di dalam tubuh.

Fungsi utama liver untuk membantu pencernaan dan menghilangkan racun dan zat berbahaya dari tubuh.

Organ ini juga menampung cadangan lemak. Infeksi liver dapat memicu peradangan dan menurunkan fungsi liver.

Ada beberapa gejala infeksi liver yang perlu diwaspadai, yakni:

  • Warna kulit jadi menguning
  • Mual
  • Muntah
  • Badan lemas dan mudah lelah
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit perut
  • Urine warnanya jadi kuning gelap
  • Kotoran buang air besar terlihat pucat, berdarah, atau hitam
  • Pergelangan kaki atau perut bengkak
  • Tidak nafsu makan

Terkadang, gejala infeksi liver mirip dengan flu. Untuk itu, waspadai masalah kesehatan ini ketika muncul tanda penyakit di atas.

Penyebab infeksi liver

Dilansir dari Mayo Clinic, penyebab infeksi liver bisa berasal dari parasit dan virus, antara lain:

  • Parasit Toxoplasma gondii
  • Cytomegalovirus dari golongan virus herpes
  • Adenovirus
  • Virus Epstein Barr
  • Virus hepatitis A, B, C, D, E

Parasit atau virus penyebab infeksi liver bisa merusak hati. Biang penyakit ini bisa menyebar lewat makanan dan air yang terkontaminasi, kontak dekat dengan penderita, darah, atau air mani.

Untuk mengetahui penyebab infeksi liver, dokter biasanya menyarankan penderita menjalani tes darah, USG, CT Scan, MRI, atau memeriksa sampel jaringan (biopsi) jaringan hati.

Cara mengobati infeksi liver

Perawatan medis untuk menyembuhkan infeksi liver tergantung dengan diagnosis dokter.

Dokter biasanya merekomendasikan obat anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan, atau obat antivirus apabila penyebab infeksi berasal dari virus, atau obat radang liver.

Penderita biasanya juga perlu mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darahnya agar kinerja hati yang terinfeksi tidak terlalu berat.

Selain itu, dokter umumnya juga menyarankan penderita infeksi liver agar menjaga berat badannya tetap ideal.

Jika berat badan masih berlebih, penderita disarankan untuk menurunkan bobot tubuhnya dengan diet tepat dan olahraga rutin.

Apabila obat dan modifikasi gaya hidup tidak dapat menyembuhkan infeksi liver, dokter baru merekomendasikan transplantasi atau cangkok hati.

Untuk mengobati infeksi liver, konsultasikan dengan dokter perawatan medis paling tepat. Jangan sembarangan mengonsumsi obat herbal karena sejumlah bahan alami justru berisiko merusak liver.

https://health.kompas.com/read/2021/11/29/090100968/kenali-apa-itu-infeksi-liver-gejala-penyebab-cara-mengobatinya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+