Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ciri-ciri Bayi Cerebral Palsy

KOMPAS.com - Ciri-ciri bayi cerebral palsy bisa bervariasi. Ada yang mempengaruhi sebagian tubuh, ada juga yang seluruhnya, mulai dari gangguan gerakan hingga bicara.

Mengutip CDC, cerebral palsy atau lumpuh otak adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak serta menjaga keseimbangan dan postur tubuh.

Di mana cerebral artinya berhubungan dengan otak. Sedangkan, palsy berarti kelemahan atau masalah dalam menggunakan otot.

Semua orang dengan cerebral palsy identik memiliki masalah dengan gerakan dan postur.

Mengutip CDC, ciri-ciri bayi cerebral palsy dapat dilihat menurut usia sebagai berikut:

Mengutip Mayo Clinic, ciri-ciri bayi cerebral palsy dapat dilihat menurut area gerak, sebagai berikut:

Perkembangan

  • Keterlambatan dalam mencapai tonggak keterampilan motorik, seperti duduk atau merangkak
  • Kesulitan belajar
  • Cacat intelektual
  • Keterlambatan pertumbuhan.

Masalah neurologis lainnya

Kerusakan otak pada bayi cerebral palsy dapat memicu masalah neurologis lainnya, seperti:

  • Kejang (epilepsi)
  • Kesulitan mendengar
  • Masalah dengan penglihatan dan gerakan mata yang tidak normal
  • Sentuhan abnormal atau sensasi nyeri
  • Masalah kandung kemih dan usus, termasuk sembelit dan inkontinensia urin
  • Kondisi kesehatan mental, seperti gangguan emosional dan masalah perilaku.

Gangguan otak yang menyebabkan cerebral palsy tidak berubah seiring waktu, sehingga gejala penyakit ini biasanya konsisten.

Namun seiring bertambahnya usia anak, beberapa gejala mungkin menjadi lebih atau kurang kelihatan.

Terjadinya pemendekan otot dan kekakuan otot pada anak dapat memburuk, jika tidak ditangani secara segera dan intens.

https://health.kompas.com/read/2022/03/21/141000068/ciri-ciri-bayi-cerebral-palsy

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke