Kabut Asap Pekanbaru Mulai Timbulkan ISPA

Kompas.com - 17/02/2009, 20:36 WIB
Editor

PEKANBARU, SELASA — Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir mulai menimbulkan kasus infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).
    
"Laporan terjadinya kasus ISPA di Pekanbaru mulai masuk ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rini Hermiyati, di Pekanbaru, Selasa.

Rini menjelaskan, dalam dua pekan terakhir, telah masuk laporan terjadinya 500 lebih kasus ISPA di Kota Pekanbaru.

Untuk menanggulangi hal itu, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru telah meminta semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada untuk menyosialisasikan penyakit ISPA yang disebabkan oleh kabut asap.

Selain itu, Puskesmas juga diminta menyosialisasikan penyakit lainnya yang dapat disebabkan oleh kabut asap, yakni iritasi mata, iritasi kulit, dan diare.

Kendati demikian, hingga saat ini, pihaknya belum membagikan masker kepada masyarakat mengingat indeks standar pencemaran udara (ISPU) belum menunjukkan kondisi yang sangat buruk.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan, berdasarkan pantauan terakhir satelit NOAA 18 pada Minggu (15/2), terdeteksi  16 titik api di sejumlah kabupaten/kota di Riau.

BMKG kembali mengimbau kepada masyarakat atau perusahaan untuk tidak membuka hutan atau lahan dengan cara membakar karena dapat mengakibatkan kebakaran hutan yang besar dan menimbulkan kabut asap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari terakhir di sejumlah kabupaten/kota telah menimbulkan kabut asap yang terbawa angin hingga ke ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.