Awas Makanan Kedaluwarsa!

Kompas.com - 24/08/2009, 18:25 WIB
Editor

TEGAL, KOMPAS.com - Memasuki bulan puasa, masyarakat diimbau mewaspadai makanan kadaluwarsa dan makanan lain yang tidak layak konsumsi, seperti daging ayam mati dan daging glonggongan. Pasalnya, barang-barang tersebut hampir selalu ditemukan menjelang lebaran.

Kepala Seksi Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal, Suliyanta, Senin (24/8) mengatakan, makanan kadaluwarsa, daging gelonggongan, daging ayam mati merupakan salah satu permasalahan yang selalu muncul menjelang lebaran. Selain itu, masalah lain yang selalu muncul yaitu kenaikan harga dan gangguan distribusi bahan pokok, akibat kemacetan lalu lintas.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada. Pemerintah juga melakukan monitoring ke pasar-pasar, untuk memantau kenaikan harga. Menurut dia, monitoring sudah dilakukan mulai Senin atau hari ketiga puasa. "Kami melakukan monitoring lebih awal, agar masyarakat cepat tahu, sehingga tidak dirugikan," katanya.

Dari hasil monitoring, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang terjadi saat ini dinilai masih wajar. Kenaikan harga dinilai tidak wajar apabila mencapai lebih dari 100 persen, dalam kurun waktu satu bulan. Rencananya, monitoring akan dilakukan hingga tu juh hari setelah lebaran.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan inspeksi ke sejumlah pusat perbelanjaan moderen maupun tradisional, guna memantau kemungkinan ditemukannya makanan kadaluwarsa, daging glonggongan, dan daging ayam mati. Inspeksi dilakukan bersama instansi lainnya, seperti dinas kesehatan, dinas kelautan dan pertanian, satuan polisi pamong praja.  

 

Mie Kadaluwarsa

Suliyanta mengatakan, pekan lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng bersama dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal juga sudah melakukan inspeksi ke dua pusat perbelanjaan di Kota Tegal. Dari hasil inspeksi , ditemukan mie instan dan minuman botol kadaluwarsa, serta peralatan makan dari melamin yang dinilai berbahaya bagi kesehatan.

Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tegal, Hari Purnomo mengatakan, rencananya sidak makanan kadaluwarsa akan mulai dilakukan pada pertengahan bulan Puasa. Upaya yang sudah dilakukan saat ini yaitu memberikan penyuluhan kepada masyarak at, melalui radio. Agar tidak dirugikan, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan teliti dalam membeli barang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.