Tanaman Jamur Ini Membunuh 18 Orang

Kompas.com - 31/08/2010, 15:09 WIB
EditorBenny N Joewono

MILAN, KOMPAS.com — Sedikitnya 18 pencinta jamur telah menemui ajal dalam kecelakaan sewaktu mereka berburu jamur favorit mereka di pegunungan dan hutan di Italia utara.

Petugas pertolongan pegunungan mengatakan, orang yang suka mencari jamur mengabaikan prosedur keselamatan saat mereka mengenakan pakaian penyamaran dan berburu dalam gelap untuk melindungi harta karun yang didambakan itu, demikian dilaporan surat kabar La Repubblica.

"Ada terlalu banyak ketidakpedulian. Terlalu banyak orang tak memberi perhatian pada peraturan yang benar dan sayangnya, inilah hasilnya," kata Gino Comelli, pemimpin layanan pertolongan Alpine di Valle di Fassa di bagian barat-laut Italia, kepada harian tersebut.

Sebanyak 17 orang meninggal dalam sembilan hari, enam orang meninggal dalam waktu 48 jam saja.

"Kebanyakan mereka mengalami kecelakaan dari lereng curam, lereng lembab di pegunungan Italia utara," kata La Repubblica dalam berita dengan judul pembantaian pemburu jamur.

"Satu orang lagi hilang selama lebih dari satu pekan," katanya.

Kantor berita Ansa melaporkan, seorang pria yang telah memburu jamur ditemukan dalam keadaan tewas pada Minggu di wilayah Valtellina, Alpine.

Badai pada Agustus dan cuaca panas telah membuat subur tanaman jamur sehingga menarik pemburu untuk merayakan musim panen raya jamur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.