Penderita Jantung dan Hipertensi Makin Muda

Kompas.com - 11/02/2011, 14:45 WIB
EditorAsep Candra

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Penderita jantung dan hipertensi di Kalimantan Selatan mengalami pergeseran umur, dari sebelumnya biasa menyerang usia di atas 40 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Rosihan Adhani, Jumat (11/2/2011), di Banjarmasin, mengatakan, saat ini jantung dan hipertensi banyak menyerang usai lebih muda, kurang dari 30 tahun.

Penyebabnya, menurut Rosihan adalah gaya hidup dan menu yang dikonsumsi. Selain banyak makanan di Kalimantan Selatan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi, saat ini juga banyak makanan cepat saji yang masuk.

"Karena itu kami menghimbau warga untuk rajin memeriksakan kesehatannya, agar deteksi dini bisa dilakukan," ujarnya.

Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, ada dua daerah yang angka hipertensi dan jantungnya tinggi, yakni Hulu Sungai Selatan dengan ibu kota Kandangan dan Tapin dengan ibu kota di Rantau.

Menurut Rosihan, penyebabnya diperkirakan lantaran di kedua daerah itu memiliki makanan khas yang dikenal sebagai ketupat.

"Sejauh ini belum ada penelitian soal itu, namun diasumsikan jenis makanan tersebut yang menjadi pemicu," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.