Sudah Empat orang Meninggal di Bali

Kompas.com - 10/10/2011, 12:53 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

DENPASAR, KOMPAS.com — Dengan meninggalnya dua anak pada hari Minggu malam kemarin, berarti sudah empat orang meninggal di Bali karena flu burung sejak tahun 2007.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (10/10/2011), Direktur Umum dan Operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar Elzarita Arbain menyatakan, korban terakhir flu burung terjadi pada 2007. Saat itu korban meninggal ada dua orang.

Sebelumnya diberitakan, dua anak di Bali dinyatakan positif terjangkit virus flu burung. Dua kakak beradik itu, Wayan Ardiawan (10) dan Nengah Rika (5), meninggal pada Minggu (9/10) malam di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.

"Setelah melihat sampel yang kami kirim, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan positif flu burung," kata Elzarita.

Kedua korban itu berasal dari Desa Jehem, Kabupaten Bangli, Bali. Mereka mulai dirawat di RSUP Sanglah pada Jumat (7/10). "Saat mereka datang, mereka belum teridentifikasi terkena flu burung, tetapi kami sudah curiga melihat gejala yang ada," kata Elzarita.

Saat datang di RSUP Sanglah, kedua korban masih terlihat syok dan kesadaran sudah menurun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.