Kehamilan Aman untuk Penderita Lupus

Kompas.com - 07/11/2011, 09:55 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Perempuan yang menderita penyakit lupus tidak perlu khawatir untuk hamil. Penelitian menunjukkan meski lupus bisa menyebabkan komplikasi kehamilan, tetapi secara umum banyak pasien lupus yang bisa menjalani kehamilannya dengan baik.

Lupus adalah kelainan pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan organ tubuh diserang oleh sistem kekebalannya sendiri. Penyakit ini banyak terjadi pada perempuan usia produktif, yaitu usia 15-45 tahun, di mana perempuan kebanyakan ingin hamil.

Dalam studi terbaru para peneliti mengikuti 333 perempuan penderita lupus sejak tri semester pertama kehamilan sampai tiga bulan setelah persalinan. Rata-rata selama kehamilan penyakit lupus mereka tidak aktif.

Sebanyak 63 perempuan mengalami komplikasi kehamilan, yakni 30 orang melahirkan sebelum 36 minggu atau bayi lahir dengan berat badan rendah, serta 19 perempuan menghadapi kematian bayinya.

Sekitar 10 persen responden mengalami preeklampsia, 10 persen mengalami kekambuhan lupus yang ringan di minggu ke-20 dan 8 persen mengalami kekambuhan yang cukup berat di minggu ke 32.

Para peneliti menemukan 20 persen perempuan yang mengalami komplikasi kehamilan pada umumnya memiliki beberapa faktor risiko, seperti aktivitas lupus yang tinggi, tingginya antibodi yang meningkatkan risiko bekuan darah, dan kondisi kesehatan yang buruk.

Kendati begitu, 80 persen perempuan yang diteliti menjalani kehamilan dengan baik dan melahirkan anak yang sehat. Para peneliti juga menyebutkan waktu terbaik untuk wanita penderita lupus memiliki anak adalah saat penyakit  mereka dalam kondisi stabil dan tidak menderita kekambuhan gejala.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.