Makanan Beku Tak Sehat? Belum Tentu

Kompas.com - 23/11/2011, 09:34 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Makanan  segar memang lebih sedap dikonsumsi dan kadar nutrisinya lebih tinggi. Akan tetapi makanan beku pun tak kalah. Malah makanan beku yang dipetik dalam kondisi matang dan sedang musimnya merupakan pilihan yang sehat.

Buah yang dipanen dalam kondisi matang dan langsung dibekukan nutrisinya bisa bertahan sampai 12 bulan. Sementara itu buah yang dipetik dalam kondisi belum matang untuk menghindari pembusukan saat dikirimkan ke tempat penjualan, memiliki nutrisi yang lebih sedikit.

Pada dasarnya teknologi produksi makanan beku hanya memperlambat laju kerusakan bahan pangan dengan pengaturan suhu penyimpanan. Karena itu harus diusahakan agar makanan tetap dalam suhu rendah.

Pilihlah makanan beku atau kalengan yang tidak diberi pengawet seperti gula. Untuk sayuran pilih yang tidak dicampurkan dengan bahan lain seperti keju dan berkadar garam rendah.

Sementara itu untuk ikan yang dikemas dalam kalengan, secara umum dapat dikatakan nilai gizinya cukup baik, khususnya protein, vitamin, dan mineral.

Bila dibandingkan dengan bahan segarnya, memang kandungan gizi produk olahan lebih rendah, khususnya vitamin B dan C, yang sensitif terhadap panas. Akan tetapi kandungan mineral meningkat karena ada tambahan dari komponen bumbu yang ditambahkan.

Yang harus diwaspadai saat membeli ikan kalengan adalah adanya kebocoran wadah karena penutupan kurang baik atau bahan baku dibiarkan kontak terlalu lama dengan udara waktu persiapan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.