Penderita Lupus Kebanyakan Perempuan

Kompas.com - 19/01/2012, 21:17 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Sebagian besar penderita penyakit lupus adalah perempuan. Demikian dikatakan Dr Rachmat Gunadi SpPD KR, pemerhati lupus dan dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Di Bandung penderita lupus itu 97 persen perempuan. jadi perempuan sangat dominan," ungkap rachmat dalam acara Care for Lupus SDF Award, Kamis (19/1/2012) di Jakarta. Persentase tersebut dihitung berdasarkan jumlah penderita yang sudah memeriksakan diri di rumah sakit. Jumlah penderita yang sudah memeriksakan diri adalah 1.200 orang.

Banyaknya penderita lupus yang berjenis kelamin perempuan disebabkan karena "bakat" penyakit tersebut terkait dengan kromosom X. Bagi seorang ibu yang melahirkan anak laki-laki, kemungkinan anak menderita lupus adalah 1 : 200. Namun jika anaknya adalah perempuan meningkat menjadi 1 : 40.  Kemungkinan meningkat lagi jika anak menderita kelainan genetik, misalnya penderita sindrom Klinefelter yang berkromosom XXY, dan jika anak adalah kembar identik.

Rachmat mengungkapkan, jumlah penderita lupus adalah fenomena gunung es. Diperkirakan jumlah penderita lupus lebih banyak dari yang diketahui sekarang. Berapa jumlah persis penderita lupus di Indonesia? "Sampai saat ini kita belum mengetahui secara pasti. Kita belum punya national registry," kata Rachmat.

Penanganan lupus di Indonesia sendiri masih memiliki beberapa masalah. Salah satunya adalah harga obat yang mahal dan tak adanya guidelines menanganan lupus. Lupus diibaratkan sebagai pagar makan tanaman. Pada penderita lupus, sistem imunitas yang harusnya menyerang kuman justru menyerang sel tubuh.

Saat ini, kata Rachmat, yang paling diperlukan adalah penelitian tentang sebab disorientasi sistem kekebalan tubuh itu. Riset itu akan mendasari langkah pengobatan.  Care for Lupus SDF Award 2012 diadakan atas kerjasama Syamsi Dhuha Foundation (SDF) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).


 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.