Lebih Sehat di Usia Tua berkat Teh Hijau

Kompas.com - 04/02/2012, 11:59 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Sejak dahulu, teh hijau sudah dikenal banyak memberikan manfaat kesehatan. Ini disebabkan karena teh hijau mengandung zat antioksidan. Sebuah studi terbaru di Jepang menyebutkan, orang dewasa tua yang minum teh hijau secara teratur dapat membuat mereka menjadi lebih cekatan dan mandiri.

Teh hijau mengandung bahan kimia antioksidan tertentu - terutama senyawa yang dikenal sebagai EGCG - yang dapat membantu mencegah kerusakan sel di dalam tubuh. Bahkan beberapa ahli juga telah mempelajari efek teh hijau dalam memerangi kolesterol hingga risiko kanker tertentu dengan hasil yang beragam.

Untuk studi baru ini, peneliti asal Jepang melakukan pengamatan sejauhmana efek konsumsi teh hijau dalam menekan risiko kelemahan dan cacat fisik pada orang dewasa tua. Riset melibatkan hampir 14.000 orang dewasa usia 65 dan lebih tua. Hasil menunjukkan bahwa peserta yang minum teh hijau lebih banyak, cenderung tidak mengalami atau menderita "cacat fungsional" selama tiga tahun ke depan.

Cacat fungsional dalam hal ini mengacu pada masalah yang berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti melakukan pekerjaan rumah tangga sampai kebutuhan dasar seperti memakai pakaian dan mandi.

Data menunjukkan bahwa hampir 13 persen orang dewasa yang minum kurang dari segelas teh hijau sehari, berisiko mengalami masalah fungsional. Sedangkan mereka yang minum sedikitnya lima gelas sehari, memiliki risiko lebih rendah, yakni sebesar 7 persen.

Peneliti menerangkan, pecinta teh hijau umumnya memiliki diet sehat - lebih banyak konsumsi ikan, sayuran dan buah - serta memiliki pendidikan lebih baik, kebiasaan merokok yang lebih rendah. Selain itu, mereka juga cenderung lebih aktif secara sosial dan banyak mendapat dukungan dari teman dan keluarga.

Tomata Yasutake, pemimpin penelitian dari Tohoku University Graduate School of Medicine mengatakan, meski faktor-fakor di atas telah dipertimbangkan, tapi teh hijau itu sendiri memiliki kemampuan untuk menekan risiko cacat lebih rendah. Menurut Yasutake, orang yang minum sedikitnya lima cangkir sehari, sepertiga lebih rendah untuk terserang cacat ketimbang mereka yang minum kurang dari secangkir sehari. Dan mereka yang rata-rata minum tiga atau empat cangkir sehari memiliki risiko 25 persen lebih rendah.

Penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa ekstrak teh hijau dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai pada wanita berusia lanjut. Secara umum, teh hijau dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah moderat. Tapi perlu diingat, teh hijau juga mengandung kafein, yang bagi beberapa orang mungkin perlu untuk dihindari. Selain itu, teh hijau juga mengandung sejumlah kecil vitamin K, yang berarti dapat mengganggu kerja dari obat seperti Warfarin (mencegah pembekuan darah).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.