Rutin Sarapan, Diabetes Menjauh

Kompas.com - 04/05/2012, 09:14 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, sarapan atau makan pagi tidak menjadi suatu kebiasaan. Padahal, sarapan adalah waktu makan yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dipenuhi karena alasan kesehatan.

Studi menunjukkan, orang yang melewatkan sarapan lebih cenderung menderita kemunduran tingkat suasana hati, memori dan energi. Bahkan orang-orang ini juga lebih cenderung mengalami kenaikan berat badan, dikarenakan kelebihan makan di jam makan siang atau malam.
 
Sebuah riset yang mengkaji tentang kebiasaan makan relawan yang terlibat dalam National Weight Control Registry menunjukkan, individu yang secara konsisten terbiasa sarapan cenderung mengalami penurunan risiko diabetes tipe 2.

Dalam riset yang dipublikasikan pada edisi terbaru The American Journal of Clinical Nutrition tersebut, peneliti memantau 29.000 pria selama 16 tahun. Dalam analisanya, peneliti mengamati pola diet, olahraga, tingkat penyakit dan tanda lain dari kesehatan. Hasilnya menunjukkan, ada sekitar 2.000 partisipan yang mengalami sakit diabetes tipe 2 selama penelitian.

Partisipan yang tidak sarapan secara teratur tercatat memiliki risiko 21 persen lebih tinggi terkena diabetes ketimbang mereka yang sarapan sacara teratur. Bahkan, risiko mereka (tidak sarapan) tetap tinggi setelah peneliti memperhitungkan indeks massa tubuh (BMI) dan kualitas sarapan masing-masing individu.

Penelitian lain juga menemukan hubungan antara melewatkan waktu sarapan dan risiko diabetes tipe 2. Meskipun hubungan antara keduanya belum jelas, tapi beberapa ilmuwan menduga bahwa makan pagi membantu menstabilkan gula darah sepanjang hari.

Beberapa studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan dalam jumlah kalori yang lebih besar, terutama karbohidrat, memiliki dampak merugikan terhadap gula darah dan kadar insulin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.