Anak Gemuk Lemah dalam Matematika

Kompas.com - 15/06/2012, 09:48 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Masalah kelebihan berat badan pada anak-anak ternyata dapat memengaruhi prestasi akademik mereka. Dalam riset terbarunya para ilmuwan mengindikasikan, anak remaja dengan bobot tubuh berlebih cenderung tidak memiliki nilai akademik yang baik - khususnya dalam pelajaran matematika - ketimbang rekan mereka yang berat badannya normal.

Meskipun studi ini tidak menemukan hubungan sebab-akibat langsung antara kelebihan berat badan atau obesitas dengan performa sekolah, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang sejak masuk TK sudah kegemukan dan beratnya tidak berubah sampai dia lulus kelas lima, memiliki kinerja yang buruk ketika dalam bidang matematika .

"Bukan berarti anak-anak kurang pintar, tapi mereka hanya tampil kurang baik," kata peneliti utama studi tersebut, Sara Gable, spesialis nutrisi dan fisiologi di University of Missouri, Columbia.

Gable menduga hal ini mungkin terkait masalah interpersonal dan perilaku internalisasi mengapa berat badan dapat memengaruhi kinerja anak pada mata pelajaran matematika.

"Kita tahu, secara umum bahwa anak-anak yang memiliki relasi buruk cenderung tidak mampu melakukan yang terbaik di sekolah. Dan kita juga tahu bahwa anak dengan perilaku internalisasi kurang mampu berprestasi di sekolah. Internalisasi adalah perilaku yang berupa kecemasan, khawatir, merasa seolah-olah tidak punya banyak teman dan merasa sedih," katanya.

"Anak-anak dengan masalah berat badan cenderung merasa perilaku internalisasi dan tidak memiliki kemampuan interpersonal yang baik," Gable.

Menurut Gable yang mempublikasikan risetnya dalam journal Child Development, efek dari perilaku ini dari tahun ke tahun sifatnya kumulatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam penelitiannya, Gable dan rekan-rekannya menggunakan data Early Childhood Longitudinal Study. Penelitian ini melibatkan 6.250 anak dari TK sampai kelas lima. Berat dan tinggi badan diukur sebanyak lima kali selama masa penelitian, dan pengukuran ini digunakan untuk menghitung indeks massa tubuh anak-anak, untuk menilai apakah seseorang masuk kategoti berat badan normal, kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan.

Kemudian mereka dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai dengan berat badan mereka, yakni: anak-anak yang tidak pernah gemuk (80 persen), gemuk terus-menerus (12 persen) dan anak yang terlambat gemuk (8 persen). Peneliti mencatat, kelompok terakhir tidak memiliki kelebihan berat badan ketika TK atau kelas satu, tetapi kelebihan berat badan di kelas tiga atau kelima (atau keduanya).

Pada pengukuran waktu diambil, orang tua dan guru mengisi kuesioner yang luas tentang anak-anak. Guru diminta untuk menilai hubungan interpersonal dan perilaku internalisasi. Selain itu, anak-anak tersebut diberikan tes matematika standar pada setiap titik.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.