Kromosom Ditapis agar Embrio Sehat

Kompas.com - 09/07/2012, 02:23 WIB
Editor

Selangor, Kompas - Penapisan kromosom embrio calon bayi tabung melalui metode hibridisasi genomik komparatif atau CGH sebelum menanamkan embrio ke rahim dapat mendeteksi kelainan kromosom dan penyakit bawaan. Metode ini diterapkan agar embrio hasil bayi tabung benar-benar sehat.

Hal itu disampaikan Ketua Pusat Kesuburan Tropicana Medical Center (TMC) Surinder Singh saat merayakan keberhasilan bayi tabung ke-3.000 oleh TMC, di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, Sabtu (7/7). Surinder mengatakan, metode CGH merupakan bagian dari diagnosis genetik sebelum implantasi (PGD) terhadap embrio.

”Satu per satu kromosom akan diperiksa sehingga jika ditemukan ada kromosom yang abnormal bisa segera diketahui. Ini dilakukan untuk memastikan embrio yang ditanam dalam rahim benar-benar sehat,” tutur Surinderm seperti dilaporkan wartawan Kompas Adhitya Ramadhan dari Selangor, Malaysia.

Sementara itu, CEO TMC Erica Lam mengatakan, fasilitas yang lengkap dan mutakhir, tenaga spesialis yang andal, serta riset dan pengembangan yang terus- menerus membuat TMC menjadi rumah sakit dengan angka keberhasilan bayi tabung yang tinggi. Angka keberhasilan bayi tabung yang dicapai TMC di tahun 2011, misalnya, mencapai 59,1 persen. Angka keberhasilan ini sebanding dengan klinik kesuburan kelas dunia lainnya.

Erica menyampaikan, dalam sebulan, pasien bayi tabung di TMC sekitar 80 pasangan yang mayoritas berusia 35 tahun ke atas. Dari jumlah itu, pasien dari Indonesia sekitar 30 pasangan.

Surinder menambahkan, sekitar 30 persen bayi tabung yang dihasilkan di TMC adalah kembar. Sebab, dalam satu siklus, dokter menanamkan 2-3 embrio ke dalam rahim. Ini untuk mengantisipasi kegagalan. ”Pada dasarnya, semua keputusan pasien yang menentukan. Dokter hanya menyampaikan berbagai kemungkinan saja,” ujarnya.

Surinder, yang juga Presiden Masyarakat Malaysia Bantuan Teknologi Reproduksi (MSART), menuturkan, tidak ada data pasti jumlah bayi tabung di Malaysia. Hanya saja, ia memperkirakan sekitar 2.000 siklus bayi tabung dengan kehamilan 700-800 kehamilan setahun di Malaysia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.