Kompas.com - 15/08/2012, 07:03 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Golongan darah seseorang ternyata tak hanya terkait dengan jenis diet yang tepat, tapi juga risiko terkena penyakit jantung. Orang yang memiliki golongan darah AB risikonya paling tinggi.

Menurut penelitian di Harvard, orang dengan golongan darah AB beresiko 32 persen terkena penyakit jantung. Sementara golongan darah B risikonya 11 persen, dan orang dengan golongan darah A risikonya 5 persen lebih tinggi dibanding orang golongan darah O.

Meski golongan darah tidak bisa kita ubah, tetapi mengetahui adanya risiko berdasarkan golongan darah ini diharapkan bisa membantu para dokter untuk mengetahui siapa yang beresiko terkena penyakit jantung.

"Mengetahui golongan darah kita sama pentingnya dengan tahu kadar kolesterol dan tekanan darah. Jika kita memang beresiko, kita bisa menurunkan risikonya dengan menjalankan gaya hidup sehat seperti menjauhi rokok, olahraga dan makan dengan sehat," kata Dr.Lu Qi, asisten profesor dari departemen nutrisi di Harvard School of Public Health.

Penelitian yang dilakukan Qi melibatkan analisa golongan darah 100.000 orang berusia 30-75 tahun yang berpartisipasi dalam Nurse's Health Study and Health Profesionals Follow-Up Study, yang diikuti selama 20 tahun.

Namun para ilmuwan masih ingin mencari tahu apa kaitan antara golongan darah dengan risiko penyakit jantung. Tetapi penelitian sebelumnya menunjukkan orang yang bergolongan darah A memiliki level kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dan orang bergolongan darah AB beresiko inflamasi.

Tahun lalu, studi yang dipresentasikan dalam pertemuan American Hearth Association juga menyebutkan adanya kaitan antara risiko serangan stroke dengan golongan darah. Golongan darah AB pada pria dan wanita, serta golongan darah B pada wanita memiliki risiko stroke lebih tinggi dibandingkan dengan orang bergolongan darah O.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.