Kompas.com - 18/01/2013, 09:57 WIB
EditorMarcus Suprihadi

BALIKPAPAN< KOMPAS.com- Meskipun masih menuai pro-kontra, kondom perempuan tetap disosialisasikan ke warga Balikpapan. Sebab, bagaimana pun, kondom perempuan adalah upaya perempuan melindungi diri dari bahaya HIV/AIDS, ketika laki-laki tidak mau peduli.

"Sementara ini, kondom perempuan baru disosialisasikan ke teman-teman di kalangan waria, pekerja seks komersial (PSK), dan mereka yang rentan berisiko," ujar Novi Ariyani, anggota Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Balikpapan.

Pro kontra kondom perempuan, menurut dia, akan terus ada. Aktivis perempuan menolak, karena kondom perempuan semakin menyudutkan posisi tawar kaum hawa. Itu karena lagi-lagi perempuan yang ditekan. Namun, pemerhati HIV/AIDS beranggapan bahwa kondom perempuan tetap alternatif untuk melindungi si perempuan ketika si laki-laki tidak mau memakai kondom.

"Mungkin karena itu juga, tidak semua apotik menyediakan kondom perempuan," katanya. Kondom perempuan ini, ada dua jenis, yakni yang menggunakan busa, dan mengunakan ring (karet).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X