Kompas.com - 29/01/2013, 14:19 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Selamat pagi Dok, saya memiliki kecenderungan sulit melupakan kejadian buruk dan memalukan. Bahkan, kejadian yang sudah terjadi lama seakan baru saja terjadi.  Saya senang bergaul, tapi sulit menemukan kesenangan ketika berkumpul bersama teman.  Saya selalu menemukan sisi buruk dari teman saya tanpa saya mencari tahu keburukannya. Seringkali di tempat yang ramai, saya merasa sendiri. Saya sering berusaha berpikir positif, tetapi selalu berakhir negatif. Saya mudah mempercayai sesuatu, tetapi mudah pula untuk sakit hati, mudah memaafkan, tapi rasa maaf itu seperti menyakiti diri saya sendiri...Terkadang saya ingin bunuh diri atau membunuh orang yang saya benci, tetapi selalu ada orang di dalam diri saya berkata "Jangan".  Suasana hati saya cepat berubah-ubah, sebentar marah, sebentar memaafkan, sebentar sakit hati. Saya merasa dipermainkan hati saya sendiri... Terimakasih...

(Uwi, 21, Kuningan)
 

JAWAB :

Uwi yang baik,

Apa yang Uwi rasakan dari cerita Uwi mungkin bisa disebut oleh anak muda sekarang sebagai kondisi "Galau". Kondisi perasaan yang sulit diungkapkan apa dan bagaimana rasanya. Kalau dibaca cerita Uwi, kelihatan sekali adanya perasaan dan pikiran yang banyak bersifat ambigu.

Suasana perasaan yang berubah-ubah seperti ini bisa saja merupakan gambaran kepribadian yang belum stabil atau mengalami perlambatan dalam pematangan menuju dewasa. Bisa juga berupa gangguan psikiatrik yang disebut Gangguan Bipolar, walaupun untuk didiagnosis Gangguan Bipolar, pasien harus memenuhi adanya gejala manik dan depresif.

Saya pikir, ada baiknya Uwi menghubungi ahli di bidang kesehatan jiwa seperti psikiater atau psikolog klinis dewasa. Hal ini untuk membuat Uwi bisa melakukan upaya pengeluaran "uneg-uneg" atau dalam bahasa kejiwaan disebut ventilasi. Semoga membantu.

Salam Sehat Jiwa

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.