Yang Perlu Diketahui Tentang Demam dan Flu

Kompas.com - 07/02/2013, 11:36 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Meski demam sebenarnya bukan penyakit, tetapi banyak orangtua yang cemas saat suhu tubuh anaknya naik. Seseorang dianggap mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Untuk mengetahui bagaimana merawat anak yang sedang demam dan penggunaan obat penurun panas yang tepat, simak tanya jawab seputar demam berikut ini:

Apa yang harus dilakukan jika anak demam?
Segera bawa anak ke dokter bila anak berusia kurang dari 6 bulan; memiliki gejala lain; demam lebih 2 hari; atau belum pernah divaksinasi. Pada umumnya penggunaan obat penurun panas jenis parasetamol atau ibuprofen cukup aman untuk anak.

Bagaimana cara menurunkan demam?
Gunakan kompres air hangat. Hindari menggunakan air dingin, es, atau alkohol. Pakaian baju yang nyaman dan jangan bungkus anak dengan selimut. Perhatikan tanda dehidrasi seperti anak tidak pipis, kurang minum, lemas atau mulut tampak kering.

Tanda apa yang harus diwaspadai?
Selain demam dan dehidrasi, segera bawa anak ke dokter jika ia menderita flu, cairan ingus berwarna kuning atau hijau, demam tidak turun lebih dari 2 hari, anak sulit bernapas, mengalami ruam kulit, serta anak kehilangan minat beraktivitas.

Apakah sup ayam bisa meredakan flu?
Beberapa riset menunjukkan sup ayam akan menurunkan inflamasi. Selain kaya akan nutrisi, sup ayam juga mencegah dehidrasi.

Adakah cara alami menyembuhkan flu dan sakit tenggorokan?
Kebanyakan nyeri tenggorokan yang disebabkan flu akan berlangsung 2-5 hari. Untuk anak berusia di atas 2 tahun, berikan air hangat atau teh hangat yang dicampur 1/2 sendok madu dan lemon. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri umumnya tidak disertai gejala flu dan memerlukan antibiotik.

Usia berapa anak boleh diberi obat flu dan batuk?
Sebaiknya jangan memberikan anak usia kurang dari 4 tahun obat flu dan batuk yang dijual bebas. Penelitian menunjukkan obat-obatan tersebut bisa menyebabkan efek samping berbahaya. Berikan anak cukup cairan untuk meredakan gejalanya.

Jika anak flu dan batuk, berapa obat yang harus diberikan?
Berikan obat sesuai dengan gejala yang diderita anak. Jadi tidak ada masalah memberikan anak dua obat jika ia mengalami multi gejala. Tetapi hindari memberi dua obat berbeda namun dengan zat aktif yang sama. Berikan obat sesuai dosis.

Perlukah membangunkan anak untuk minum obat?
Istirahat adalah obat terbaik saat anak menderita flu. Jadi, biarkan ia tidur. Bila hal itu berarti anak akan melewatkan waktu minum obat, jangan khawatir. Berikan anak dosis obat berikutnya saat ia bangun atau esok pagi.

Jika obat dimuntahkan, perlukah pemberian obat diulangi?
Tidak perlu. Sulit untuk memastikan berapa obat yang sudah ia telan. Karena itu memberikan ia obat lagi beresiko membuat dosisnya menjadi dobel. Jika Anak tidak menyukai rasa obat, mungkin Anda bisa mencampurnya dengan makanan atau minuman favoritnya.

Bolehkah anak diberi obat orang dewasa dengan dosis kecil?
Jangan pernah memberikan anak obat untuk orang dewasa yang dijual bebas. Dosis yang Anda berikan bisa salah. Lagi pula obat tersebut tidak diformulasikan untuk anak.

 


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X