Nyeri Punggung Bisa Dipicu Salah Postur Duduk

Kompas.com - 04/05/2013, 11:08 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktunya untuk duduk. Entah itu saat di kantor atau dalam perjalanan ke kantor. Kurangnya waktu bergerak, ditambah postur duduk yang salah menyebabkan para pekerja kantoran rentan mengalami nyeri fisik dan pegal-pegal.

Survei dari American Osteopathic Association menyatakan, dua dari tiga pekerja kantorkan merasakan nyeri fisik dalam enam bulan terakhir. Survei tersebut melibatkan 1.000 orang pekerja kantoran Amerika Serikat yang berusia minimum 18 tahun.

Hasil survei menunjukkan, dalam 30 hari terakhir ada 63 persen peserta yang merasakan nyeri punggung bawah, 58 persen di bahu, 33 persen di pergelangan tangan, dan 31 persen di punggung atas. Jadi apa yang menyebabkan demikian?

Hampir seperempat dari peserta berpikir bahwa nyeri yang dialami merupakan bagian umum dari pekerjaan mereka. Dokter ahli tulang dan juru bicara AOA Lisa DeStefano mengatakan, orang menghabiskan banyak waktu di depan meja yang menyebabkan kelelahan otot dari postur mereka. Padahal pekerjaan seharusnya tidak menyebabkan nyeri fisik.

DeStefano menyarankan, jika Anda menghabiskan banyak waktu di depan meja, penting juga untuk melakukan jeda setiap beberapa waktu untuk mengistirahatkan otot-otot dengan cara berdiri. Ketika berdiri, otot-otot kaki akan bekerja dan darah mengalir lebih lancar.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan postur tubuh Anda baik selama bekerja. 

1. Tinggi monitor

Posisikan monitor pada tinggi yang segaris dengan pandangan mata. Jaga posisi kepala Anda segaris dengan monitor untuk meringankan beban leher dan bahu.

2. Jarak monitor

Pastikan jarak mata dengan komputer Anda mencapai jarak ideal yaitu sekitar 50 cm.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X