Kompas.com - 11/06/2013, 19:03 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Penelitian mengindikasikan, kondisi emosi seseorang ternyata dapat mempengaruhi kemampuan tubuh merasakan makanan. Emosi juga dapat menurunkan sensitivitas tubuh dalam mengukur seberapa banyak lemak yang masuk ke dalam tubuh.

Demikian kesimpulan para ahli dari University of Wurzburg Jerman yang mempublikasikan hasil rieetnya dalam jurnal The Salt . Dalam studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa saat kondisi sedih atau gembira, kemampuan seseorang mengecap makanan pahit, manis, dan asam justru lebih baik.

Peserta penelitian diminta mengisi pertanyaan setelah mengonsumsi berbagai minuman berkrim dengan aneka tingkat kandungan lemak. Sebelum mengikuti tes, peserta penelitian menonto 3  jenis video yang menyenangkan, sedih, dan membosankan.

Hasil studi menyatakan, setelah menonton film yang menguras emosi baik itu sedih atau senang, kemampuan peserta merasakan pahit, manis atau asam meningkat sampai 15 persen. Tayangan yang membosankan ternyata tidak mempengaruhi kemampuan indera perasa. Responden juga tidak mengetahui seberapa lemak yang dikonsumsi, setelah menyaksikan video yang emosional.

Salah seorang peneliti Dr. Paul Breslin mengaku terkejut mengetahui bahwa saat kondisi emosional seseorang menjadi tak sensitif terhadap lemak tetapi kemampuan mendeteksi rasa yang lain justru meningkat. Namun hasil studi ini cocok dengan depresi yang juga tidak mampu mengetahui seberapa banyak lemak dalam makanan yang dikonsumsi.

Penelitian juga menjelaskan kenapa mereka yang terancam dari sisi ekonomi justru rentan bertambah gemuk. Penelitan Weight Watchers menyatakan, sekitar 75 persen warga Inggris mengabaikan saran diet dan memilih makanan tidak sehat untuk memperbaiki moodnya. Hasilnya 18,3 juta orang semakin gemuk akibat kondisi ekonomi.

Penelitian juga menyatakan, orang gampang mudah tergoda dengan makanan dengan harga "menarik" walau tidak sehat. Sebanyak 8 dari 10 warga Inggis yang ekonominya pas-pasan memilih makanan murah dibanding sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.