4 Aturan Sarapan untuk Program Pelangsingan

Kompas.com - 08/07/2013, 14:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorAsep Candra


KOMPAS.com -
Sarapan pagi sangat penting sebagai bagian dari diet yang sehat sehingga jika Anda melewatkannya maka program diet dipastikan gagal. Namun ada beberapa aturan sarapan yang baik agar program diet Anda optimal.

Makan di pagi hari atau sarapan dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu membakar lebih banyak kalori sepanjang hari. Sarapan dengan serat padat seperti misalnya sereal akan membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga bisa mengurangi nafsu makan saat makan siang.

Jika Anda sedang dalam program penurunan berat badan, perlu di ingat 4 aturan sarapan berikut ini :

1. Sarapan 1 jam setelah bangun tidur


Kita tahu bahwa sarapan pagi yang teratur akan membantu mengontrol berat badan Anda, apalagi jika sedang dalam program diet. Tetapi waktu yang tepat untuk sarapan juga sangatlah penting. Sarapan satu jam setelah bangun tidur diketahui adalah waktu yang paling baik karena akan membantu menjaga ritme sirkadian tubuh dan meningkatkan metabolisme lebih awal.

2. Mengandung banyak protein

Pilihan menu sarapan tinggi protein seperti putih telur, yoghurt, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang rendah kalori akan memberikan lebih banyak energi daripada mengonsumsi menu sarapan berupa makanan manis. Anda bisa coba dengan membuat black bean omelet (dadar telur campur kacang hitam) yang mengandung protein lebih tinggi.

3. Mengandung minimal 8 gram serat

Kunci untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengonsumsi makanan berserat yang bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama sampai tiba waktunya jam makan berikutnya. Untuk sarapan pagi setidaknya diperlukan sekitar 8 gram serat untuk bisa membantu mengurangi rasa lapar hingga jadwal makan siang. Anda bisa menyiapkan smoothie buah-buahan yang mengandung 11,7 gram serat atau semangkuk sereal yang mengandung 8 gram serat atau lebih.

4. Jangan berlebihan kalori

Penting untuk menjaga jumlah kalori sarapan Anda antara 300 dan 500 kalori. Pililah menu sarapan yang rendah kalori seperti misalnya omelet dengan sayur, buah segar, dan roti gandum panggang. Sereal juga bisa menjadi pilihan yang tepat, namun Anda perlu melihat jumlah kalorinya pada label nutrisi yang biasa terdapat pada setiap kemasan produk makanan.

So fitness mania, mulai sekarang jangan asal sarapan ya! (boy)


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X