Kompas.com - 12/09/2013, 09:27 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com
- Untuk mengontrol kadar kolesterol yang tinggi, ahli medis umumnya menggunakan obat-obatan golongan statin. Hanya saja, sejumlah studi pernah menunjukkan kaitan penggunaan statin dengan risiko penyakit diabetes melitus (DM).

Kepala Divisi Metabolik & Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Em Yunir, SpPD KEMD mengatakan, risiko DM yang ada dalam obat golongan statin membuat sebagian pasien menghentikan penggunaannya. Padahal menurutnya, penghentian obat tersebut dapat berdampak fatal karena akan membuat kadar kolesterol meningkat kembali.

Kadar kolesterol tinggi, khususnya kolesterol "jahat" atau low density lipoprotein (LDL) merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Jika tidak dikendalikan, LDL akan membuat plak di pembuluh darah lama-lama menyumbat aliran darah yang membuat pembuluh darah rentan pecah.

Pecahnya pembuluh darah bisa berakibat kecacatan hingga kematian. Jika pembuluh darah yang pecah berada di otak dampak yang mungkin ditimbulkan adalah stroke. Adapun jika terjadi di pembuluh darah jantung, pembuluh darah yang pecah dapat mengakibatkan terganggunya fungsi jantung hingga gagal jantung.

Statin merupakan golongan obat yang berfungsi menurunkan kolesterol serta menjaga kestabilan sumbatan pada pembuluh darah. Jika konsumsi obat golongan statin dihentikan, maka kadar kolesterol kembali meningkat dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Menurut Yunir, manfaat dari obat golongan statin lebih besar daripada kerugiannya. "Karena itu, sebaiknya pengguna obat statin tidak menghentikan penggunaannya," sarannya saat ditemui Rabu (11/9/2013) di Jakarta.

Yunir mengatakan, studi yang mengaitkan statin dengan DM tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat. Sebaliknya, studi tersebut hanya melakukan survei terhadap puluhan ribu orang yang diikuti selama 10 tahun. Hasilnya memang adanya peningkatan prevalensi DM di antara para peserta pengguna statin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun studi tidak memperhitungkan faktor risiko lain yang berperan seperti kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan lain-lain," paparnya.

Studi lainnya, imbuh Yunir, menunjukkan penghentian konsumsi statin justru menunjukkan laju mortalitas yang lebih tinggi daripada yang tetap mengkonsumsinya. Kematian kebanyakan diakibatkan oleh penyakit kardiovaskular.

"Lagipula, kalaupun terkena DM, pasien pengguna statin juga bisa mengelola DM-nya dengan pengobatan penurun gula darah. Kedua pengobatan tersebut tidak akan menimbulkan interaksi yang merugikan," tuturnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Health
Kondrosarkoma

Kondrosarkoma

Penyakit
6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

Health
Rinitis Alergi

Rinitis Alergi

Penyakit
4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

Health
Palpitasi Jantung

Palpitasi Jantung

Penyakit
Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Health
Rahim Ganda

Rahim Ganda

Penyakit
10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.