Kompas.com - 17/10/2013, 11:27 WIB
Sebelum dan sesudah rapat panjang, konsumsi asupan yang bisa menunjang performa tubuh. SHUTTERSTOCKSebelum dan sesudah rapat panjang, konsumsi asupan yang bisa menunjang performa tubuh.
|
EditorWardah Fazriyati
KOMPAS.com - Tubuh butuh asupan tepat untuk bisa menjalani aktivitas harian. Jenis makanan juga berbeda menyesuaikan kebutuhan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.  Karenanya, kondisi tubuh dan aktivitas keseharian akan menentukan jenis makanan apa yang sebaiknya Anda konsumsi.

Konsumsi pangan menentukan bagaimana reaksi hormon dalam tubuh. Reaksi ini tercermin dalam mood dan tingkat energi. Paduan jenis makanan yang baik, dan konsumsi makanan pada saat tepat, akan menentukan kinerja tubuh. Makanan juga akan memberikan manfaat maksimal jika pola makan dan waktu makan sehari-hari sudah tepat. Berikut paduan tepat waktu dan pola makan:

1. Setelah latihan rutin.
Usai latihan, otot dalam tubuh tentu tubuh akan terasa lelah. Pada waktu inilah otot harus mendapat asupan cukup sehingga bisa cepat tumbuh dan membuat tubuh lebih kuat.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Andrea Hacker Thompson, MS, RD, dari ACSM Fit Society Page menyarankan asupan dengan perbandingan karbohidrat dan protein sebanyak 2:1 atau 3:1. "Rasio 2:1 untuk latihan yang sedang dan pendek. Sedangkan rasio 3:1 untuk latihan yang berat dan lama," terangnya.

Karbohidrat akan menggantikan persediaan glikogen yang sudah menjadi energi. Sedangkan protein akan membangun otot. Sebaiknya konsumsi asupan ini 30 menit setelah latihan, untuk memudahkan tubuh menyerap nutrisi. Contoh asupan ini adalah segelas susu coklat, atau mentega kacang dengan roti gandum 100 persen.

2. Setelah rapat panjang.
Kacang almond menjadi asupan yang disarankan saat tubuh merasa lelah dan pusing setelah mengikuti rapat.

"Kacang almond menyediakan lemak sehat dan protein yag berguna bagi tubuh," kata Lauren O’Connor, RD, dari Nutri-Savvy. Dalam jurnal Neuron dikatakan, protein ikut membakar kalori dan menyebabkan sel dalam tubuh tetap siaga.

Protein juga memungkinkan seseorang tidak mudah lupa. Hal ini semakin baik bila protein yang dikonsumsi adalah jenis amino acid tyrosine. Protein jenis ini menyediakan cukup energi dan memungkinkan otak selalu siap. Satu ons kacang almond mengandung 127 miligram tyrosine, yang siap membantu otak bekerja sepanjang rapat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain protein, pastikan juga tubuh mengkonsumsi karbohidrat sebelum rapat. Karbohidrat menyediakan glukosa yang memungkinkan otak terus bekerja.

3. Setelah lari marathon.
Setelah menyelesaikan kegiatan yang menguras energi, prioritas utamanya adalah menggantikan keringat yang hilang. Pakar diet dan pelatih fitnes Shari Portnoy, RD, CPT menyarankan asupan kaya karbohidrat, vitamin, dan protein untuk menggantikan persediaan tubuh yang telah digunakan.

Makanan ini sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk cair, misalnya susu coklat. Menurut Juru Bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Ximena Jimenez, RD, tubuh lebih mudah mengolah makanan dalam bentuk cair dibandingkan bentuk padat.

Halaman:

Sumber LiveStrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.