Wanita Ini Tak Bisa Berhenti Orgasme Selama Tiga Jam

Kompas.com - 07/01/2014, 09:34 WIB
Liz dan pasangannya You TubeLiz dan pasangannya
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Orgasme merupakan saat yang ditunggu bagi perempuan yang sedang melakukan suatu hubungan seksual. Pasalnya, orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual yang bisa dirasakan oleh seorang wanita. Namun jika orgasme terjadi selama berjam-jam dan tidak dapat berhenti, tentu hal tersebut akan menimbulkan masalah.

Inilah yang dirasakan oleh Liz, wanita asal Seattle Amerika Serikat setelah berhubungan seksual dengan pasangannya, Eric. Setelah satu jam merasakan orgasme, Liz mulai panik.

Hingga jam kedua, dia pun segera dilarikan ke rumah sakit karena dipikir akan melahirkan. Total orgasme Liz berlangsung selama tiga jam sebelum akhirnya dapat dihentikan.

Liz yang tidak ingin nama belakangnya dipublikasikan, mereka ulang kronologi kejadiannya dalam sebuah acara televisi. Dalam reka ulang tersebut, dia mencoba segala hal dari mulai loncat-loncat hingga minum wine untuk menghentikan orgasmenya.

"Aku berharap hal-hal itu bisa menghentikannya. Wine baik untuk membuat rileks, sehingga aku pun meminumnya. Aku mencoba semua hal yang dapat aku kerjakan untuk menghentikan orgasme itu," tutur Liz yang kisahnya diwartakan dalam tayangan TLC.

Eric kemudian membawa Liz ke rumah sakit. Kondisi yang tidak normal itu pun menarik perhatian orang-orang di sekitar mereka untuk memberikan pendapat mereka.

"Ada kelegaan dapat membawanya ke rumah sakit. Namun aku masih sangat tegang dan tidak tahu pasti apa yang terjadi dan yang akan terjadi," ujar Eric.

Orgasme Liz masih berlangsung hingga satu jam dia berada di rumah sakit sebelum akhirnya berhenti.

Berikut adalah video cuplikan kisah Liz dari dari You Tube :


Sumber dailymail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X