Kompas.com - 14/01/2014, 10:31 WIB
EditorAsep Candra


KOMPAS.com -
Sembilan perempuan di Swedia sukses menjalani cangkok rahim dari kerabat mereka dalam sebuah prosedur eksperimen yang secara etika memicu kecaman.

Para perempuan itu kini akan berusaha hamil dengan rahim baru mereka, menurut ketua tim dokter yang memimpin proyek perintis itu.

Ke-sembilan perempuan itu lahir tanpa rahim atau rahimnya telah dibuang akibat kanker rahim. Sebagian besar mereka berusia 30 tahunan. Mereka juga merupakan bagian dari eksperimen besar pertama guna menguji kemungkinan cangkok rahim bagi perempuan agar bisa melahirkan anak sendiri.

Banyak negara Eropa, termasuk Swedia, melarang praktik ibu tumpang.

Cangkok organ tubuh untuk menyelamatkan nyawa seperti jantung, hati dan lambung telah dilakukan selama puluhan tahun dan banyak dokter kini juga melakukan cangkok tangan, wajah dan bagian-bagian tubuh lainnya untuk memperbaiki kualitas kehidupan seseorang.

Tetapi cangkok rahim – yang bersifat sementara untuk melahirkan anak – semakin mendorong batasan-batasan yang ada dan memicu kritik.

Upaya cangkok rahim pernah dilakukan dua kali – di Turki dan Arab Saudi – tetapi gagal menghasilkan bayi. Para ilmuwan di Inggris, Hongaria dan banyak negara lain juga merencanakan prosedur serupa tetapi ujicoba di Swedia itu adalah yang paling canggih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.