Kompas.com - 02/04/2014, 15:53 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


Kompas.com -
Sabun antibakteri kini sudah menjadi produk yang tersedia hampir di setiap rumah. Sayangnya, penggunaan sabun antibakteri di rumah ternyata tak efektif membunuh kuman dan justru berdampak negatif. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan produk antibakteri secara keliru.

Dalam dua dekade terakhir, jumlah produk yang mengandung zat antimikroba triklosan dan trikloarban meningkat cepat. Saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 2.000 jenis produk. Produk antibakteri tersebut meliputi sabun, detergen, pasta gigi, pakaian, bahkan dot bayi.

Sebagai akibatnya, banyak orang kini semakin sering terpapar zat kimia ini. Menurut Rolf Halden, direktur Center for Environmental Security di Arizona State University, tiga perempat orang Amerika terdeteksi memiliki kadar triklosan di urin mereka.

Produk antibakteri sebenarnya efektif membunuh mikoorganisme di rumah sakit dan tempat layanan kesehatan lain. Pasta gigi yang mengandung triklosan juga diketahui membantu orang yang menderita penyakit gusi gingivitis.

Namun menurut Halden, sebagian besar produk antibakteri yang digunakan di rumah tidak lebih bermanfaat dibandingkan dengan sabun biasa.

Berkurangnya manfaat sabun antibakteri dalam membunuh kuman ini antara lain karena penggunaan yang keliru. Agar efektif membunuh kuman, seseorang harus mencuci tangan mereka dengan produk antibakteri sekitar 30 detik. Tapi penelitian menunjukkan, rata-rata orang mencuci tangan hanya selama 6 detik.

Selain itu, penelitian menunjukkan mikroba ternyata mudah beradaptasi dengan zat kimia ini sehingga memicu resistensi antibiotik yang sedianya merupakan obat untuk mengatasi infeksi. Beberapa studi pada hewan juga menunjukkan zat kimia ini memengaruhi hormon dalam tubuh.

Untuk mencegah cara penggunaan yang keliru dan dampak negatif yang ditimbulkannya, badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) mempertimbangkan untuk melarang zat kimia antibakteri dari produk pembersih tubuh sehari-hari kecuali pihak produsen bisa membuktikan zat kimia ini aman dan efektif. Bahan kimia triklosan juga nantinya hanya bisa dibeli dengan resep.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.