Kompas.com - 10/06/2014, 09:21 WIB
Ganti rutinitas ke mal dengan menikmati taman. ShutterstockGanti rutinitas ke mal dengan menikmati taman.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Saat serangan panik datang, gejalanya bisa membuat kita kewalahan. Bagaimana tidak, rasa nyeri dada, detak jantung meningkat, kulit sedikit memerah, dan sulit bernapas akan menyebabkan kita seolah akan pingsan.

Serangan panik memang bisa datang kapan saja, terutama ketika kita sedang menghadapi masalah yang cukup berat dan terus-menerus cemas karenanya. Oleh karena itu, kita perlu memahami teknik untuk mengatasinya. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Alternative Therapies in Health and Medicine menguraikan pendekatan untuk menangani serangan panik.

- Terima serangan ini
"Banyak orang mengira serangan panik akan berhenti dengan mengarakah pikiran, tetapi kenyataannya tidak," kata Dave Carbonell, terapis kecemasan dari Chicago, AS. Meski begitu, serangan panik kerap kali berlalu dengan sendirinya.

Yang perlu kita pahami adalah mengenali gejala-gejalanya dan menerimanya. Jangan menyangkal, tetapi terimalah bahwa Anda memiliki serangan panik.

- Buat catatan
Jika Anda tahu sering mengalami serangan panik, cobalah untuk menuliskannya dalam sebuah catatan. Tuliskan apa saja gejalanya dan kapan serangan ini muncul. Membuat catatan secara rinci akan menghindarkan kita dari membayangkan yang tidak-tidak.

- Tarik napas
Merasakan napas sesak dan pendek-pendek adalah gejala utama serangan panik. Tetapi, gejala ini bisa bertambah buruk jika kita justru mengambil napas pendek. Cobalah untuk menarik napas perut. Saat serangan itu datang, tarik napas dalam, lemaskan pundak, dan fokus pada tarikan napas yang dalam dan keluarkan melalui perut. Letakkan tangan di perut untuk merasakannya.

- Rileks
Mungkin terasa mudah mengucapkan kata rileks, tetapi saat serangan panik datang, beberapa bagian tubuh justru terasa kaku. Tarik napas dalam dan perlahan sambil menyentuh bagian tubuh yang Anda tahu pasti akan langsung merespons, misalnya pundak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Bicara pada diri sendiri
Jika Anda membiarkan diri mengalami serangan ini, katakanlah. Ingatkan diri bahwa serangan panik akan berakhir dan tak akan membuat Anda pingsan. Memahami fisiologi pingsan akan membantu. Seseorang akan pingsan saat tekanan darahnya rendah. Saat serangan panik, kita mungkin merasa mau pingsan, tetapi sebenarnya tidak karena tekanan darah kita tidak turun.

- Hadir pada saat ini
Berusahalah hadir pada saat ini, bukan mengisi pikiran dengan apa yang akan terjadi pada masa depan atau yang sudah berlalu. Pada awalnya mungkin kita akan kesulitan untuk benar-benar hadir pada momen sekarang, tetapi biasanya terbantu dengan melakukan latihan meditasi.

- Cari bantuan
Serangan panik memang bisa membuat takut karena kita mengira itu adalah serangan jantung. Tetapi, jangan ragu untuk memeriksakan diri jika serangan panik terus berulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Angiosarkoma
Angiosarkoma
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.