Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/08/2014, 13:47 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Penyakit radang sendi atau osteoartritis yang tidak ditangani bisa membuat penderitanya kesulitan bergerak. Jika radang sendi tersebut mengenai lutut, seringkali penderita akan mengalami kaki bengkok dan tidak bisa berjalan. Dalam kondisi ini, dokter akan menganjurkan pembedahan untuk mengganti sendi.

Teknologi implan untuk mengganti sendi lutut kini sudah bisa dilakukan dengan bantuan robot untuk meminimalkan kesalahan dalam memasang implan lutut. Teknologi yang digunakan RS.Mount Elizabeth Novena Singapura adalah Robodoc yang bisa memotong tulang dengan tingkat akurasi 0.02mm, lebih tipis dari helaian rambut.

"Robodoc memungkinkan ahli bedah merencanakan lokasi terbaik dan orientasi implan, dan melakukan ‘operasi virtual’, hingga mencoba ukuran implan yang berbeda dan model untuk memprediksi hasilnya, sebelum melakukan operasi aktual," terang Dr Chin Pak Lai, di Jakarta, Rabu (20/8/14).

Penggantian lutut ini hanya dilakukan pada pasien berusia di atas 60 tahun, mereka yang sudah mengalami kaki bengkok atau tidak bisa berjalan lagi.

"Kelebihan dari operasi ini adalah waktu rawat yang lebih singkat. Dalam dua sampai tiga hari pasien sudah bisa berjalan lagi karena tidak membutuhkan bedah terbuka," ujarnya.

Chin menjelaskan, saat ini operasi penggantian lutut total tidak selalu dilakukan. "Bisa saja operasinya hanya mengganti salah satu bagian saja, tergantung pada bagian mana yang aus," katanya.

Hingga saat ini menurut Chin operasi penggantian lutut dengan bantuan robot di Asia sudah bisa dilakukan di Jepang, Korea, dan Singapura.

Meski begitu, penggantian lutut merupakan opsi terakhir jika terapi pengobatan lainnya sudah tidak berhasil. Selain pemberian obat-obatan atau suplemen, pada tahap awal dokter biasanya akan meminta pasien orteoastritis untuk melakukan perubahan gaya hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+