Inilah Diet yang Dipilih Orang Amerika untuk Menurunkan Berat Badan

Kompas.com - 22/01/2015, 10:47 WIB
Ilustrasi diet ketat. ShutterstockIlustrasi diet ketat.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kesadaran akan pentingnya bentuk tubuh yang ideal bagi kesehatan ternyata sudah dimiliki banyak orang. Menurut survei yang dilakukan perusahaan Nielsen, hampir 30.000 orang di 60 negara beranggapan mereka memiliki masalah kelebihan berat badan.

Dalam jumlah yang sama, mereka juga mencoba menurunkan berat badannya. Namun, bagaimana mereka memilih cara untuk mendapatkan tubuh ideal tersebut telah mengalami perubahan drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Peneliti untuk Nielsen Global Health & Wellness Survei menemukan, saat orang-orang di Amerika Utara berkomitmen untuk mengubah pola makan mereka demi menurunkan berat badan, cara yang paling populer dilakukan yaitu dengan menambahkan makanan yang lebih alami dan segar.

Sekitar 60 persen dari orang-orang di Amerika Utara mengatakan bahwa diet  tweak yang mereka lakukan itu berangkat dari gagasan tradisional bahwa diet berarti mengurangi asupan.

Meski mengurangi asupan lemak adalah cara populer untuk menurunkan berat badan, tapi jumlah orang yang meyakininya makin berkurang. Dari seluruh orang di Amerika Utara yang mengubah pola makan mereka, 59 persen mengatakan membatasi asupan makanan berlemak. Jumlah orang yang melakukan diet tersebut jauh lebih tinggi di tahun 2011 yang mencapai 73 persen.

Sementara itu, sebanyak 59 persen orang yang ingin langsing memilih menghindari konsumsi gula dan coklat. Jumlah orang yang menghindari karbohidrat justru makin banyak. Naik dari 13 persen di tahun 2011 menjadi 23 persen tahun 2014.

Pecinta diet rendah karbohidrat terbanyak di dunia diperkirakan ada di wilayah Asia Pasifik, di mana 34 persen orang yang berusaha menurunkan berat badan mengaku mengikuti metode diet ini.

Makan dalam porsi kecil adalah strategi yang dilakukan 49 persen orang Amerika yang berdiet, diikuti dengan membatasi asupan makanan yang diproses mencapai 46 persen. Dibandingkan di seluruh wilayah lain di dunia, Amerika Utara memang paling peduli untuk mengurangi asupan makanan olahan.  (Monica Erisanti)


Sumber Time
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X