Kompas.com - 02/02/2015, 09:44 WIB
|

 

KOMPAS.com – Seberapa sering Anda melakukan maraton film atau terus-terusan menonton DVD dalam satu hari? Menurut peneliti, orang-orang yang melakukan maraton film maupun menghabiskan waktu dengan menonton serial televisi adalah tanda seseorang sedang depresi dan merasa kesepian.

Suasana hati yang sedang buruk membuat seseorang bisa betah menghabiskan berjam-jam bahkan berhari-hari untuk menonton setiap episode program TV favorit secara online, maupun ‘melahap’ satu set DVD.

Hal ini dibuktikan dengan mengamati 316 orang berusia 18 sampai 29 tahun. Peneliti dari Universitas Texas di Austin menanyakan seberapa sering mereka menonton dan seberapa sering mereka mengalami emosi negatif seperti merasa kesepian dan depresi.

Hasil penelitian menunjukkan, semakin buruk suasana hati seseorang, maka akan semakin sering menonton. Menonton bisa mengobati rasa kesepian mereka dan depresi. Namun, maraton film membuat seseorang mengabaikan pekerjaannya dan hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.

Lebih dari itu, terlalu banyak menonton bisa jadi kecanduan yang berbahaya bagi kesehatan. Kebiasaan menghabiskan waktu dengan menonton memungkinkan Anda menjadi gemuk karena kurang banyak gerak. Anda juga akan merasa lebih lelah setelah terlalu banyak menonton TV.

“Kelelahan fisik, menjadi obesitas dan masalah kesehatan lainnya berkaitan dengan terlalu banyak menonton TV,” ujat peneliti utama Yoon Sung Hi seperti dikutip dari Dailymail.co.uk.

Menurut peneliti, mereka akan sulit berhenti menonton meskipun tahu hal itu akan menghabiskan waktu mereka. Berdasarkan penelitian, mahasiswa di Amerika Serikat, mengaku bisa menonton 49 episode serial TV Lost dalam waktu dua minggu atau rata-rata 3 episode per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Dailymail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.