Kompas.com - 03/03/2015, 07:10 WIB
EditorLusia Kus Anna

"Setiap jenis persepsi sangat subjektif. Orang tidak akan melihat sesuatu sama setiap waktu, seperti halnya wine akan dirasa berbeda pada tiap orang, atau parfum. Selalu ada perbedaan antar individu pada bagaimana kita menjelaskan sesuatu," katanya.

Lisa Lystad, ahli saraf mata dari Cleveland Clinic's Cole Eye Institute, mengatakan, banyak orang yang belum mengetahui bagaimana mata kita memproses warna.

"Itu adalah kombinasi dari mata dan mekanisme otak, serta jumlah cahaya yang kita lihat. Warna sangat relatif dan kontekstual. Misalnya saja, jika kita memiliki warna aqua, orang lain bisa menyebut itu biru dan yang lain mengatakan hijau," katanya.

Selain itu, menurut dia, ada kombinasi dari cahaya dan berbagai warna alami pada gaun tersebut.

"Gaun itu tak memiliki warna seragam, ada gradasi dan warnanya berbeda di tiap foto. Hitam dan putih adalah kombinasi warna. Kita memakai semua sel kerucut di mata untuk melihat warna hitam, dan semua sel kerucut untuk melihat warna putih," katanya.

Otak kemudian membaca warna berbeda tersebut sebagai sinyal yang berlainan pada tiap individu karena seluruh sel kerucut dipakai bersamaan. (Purwandini Sakti Pratiwi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Shine
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.