Kompas.com - 10/03/2015, 11:21 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com – Menonton film di bioskop maupun di rumah biasanya dilakukan sambil mengudap camilan. Namun, hati-hati bagi yang suka menonton film sedih. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sering menonton film sedih bisa membuat seseorang menjadi gemuk. Bagaimana bisa?

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine, orang yang menonton film sedih menghabiskan popcorn 55 persen lebih banyak daripada mereka yang menonton film komedi.

Penelitian ini dilakukan terhadap sekelompok orang yang menonton film sedih Love Story dan film yang mengundang tawa, Sweet Home Alabama. Peneliti juga melihat banyaknya kotak popcorn di lantai dan tempat sampah di bioskop seusai menonton film.

"Setelah film berakhir, penonton menyeka air mata. Mereka yang telah menyaksikan Love Story diketahui makan popcorn 36 persen lebih banyak,” ujar peneliti Brian Wansink dari Cornell University seperti dikutip dari Dailymail.co.uk.

Peneliti juga mengamati orang-orang yang menonton film sedih Solaris dan film komedi My Big Fat Greek. Hasilnya, penonton film Solaris menghabiskan popcorn 55 persen lebih banyak dibanding mereka yang menonton film My Big Fat Greek.

Menurut peneliti, film sedih dapat memengaruhi emosional seseorang. Tanpa disadari, seseorang akan terus mengunyah camilan untuk mengimbangi kesedihan saat menonton film yang dapat membuat mereka meneteskan air mata. Camilan dianggap dapat membuat suasana hati yang sedih jadi lebih baik.

Untuk menghindari kenaikan berat badan, para peneliti menyarankan mereka untuk menjauhkan diri dari cemilan saat menonton film sedih. Jika menonton di rumah, simpanlah camilan di lemari atau bawalah secukupnya. Agar lebih sehat, cemilan seperti popcorn bisa diganti dengan buah-buahan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.