Kompas.com - 02/04/2015, 08:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Luka yang tidak kunjung sembuh di bagian kaki, bahkan hingga menimbulkan borok kerap dialami oleh pasien diabetes melitus. Masyarakat awam kerap menyebut komplikasi diabetes tersebut sebagai "diabetes basah".

Meski demikian, sebenarnya tidak ada kategori diabetes "kering" atau "basah". Jenis diabetes sendiri ada beberapa macam, yakni diabetes tipe 1 yang biasanya terjadi di usia anak-anak, serta diabetes tipe 2 atau diabetes melitus yang disebabkan karena gaya hidup tidak sehat dan diderita orang dewasa. Ada juga diabetes gestasional atau diabetes yang terjadi selama kehamilan.

Ada pun "diabetes basah" yang sering salah dipahami awam itu sebenarnya adalah diabetes melitus. "Awam menilai kalau basah maka lukanya jadi jelek," kata dr. Rochsismandoko, Sp.PD dari RS.Betshaida Serpong, Tangerang Selatan.

Luka yang menimbulkan borok tersebut merupakan komplikasi penyakit diabetes akibat kadar gula darah terus menerus tinggi. "Ini kombinasi dari saraf dan pembuluh darah yang rusak sehingga mempersulit penyembuhan," katanya.

Ulkus atau luka yang sulit sembuh dipicu terjadinya penyempitan pembuluh darah tepi di kaki. Kondisi itu membuat jaringan di bagian kaki yang mengalami luka menjadi tidak teraliri darah, kekurangan oksigen, dan nutrisi hingga akhirnya mati.

Sirkulasi darah yang buruk pada kaki menyebabkan pertahanan tubuh terhadap infeksi kuman terganggu. Kadar gula yang tinggi membuat kuman lebih mudah berkembang biak. Itu semua membuat infeksi makin mudah menyebar hingga akhirnya luka di kaki harus segera diamputasi.

"Semakin jauh dari jantung, pembuluh darah akan mudah rusak dan kalau ada luka sulit sembuh. Karena itu pada pasien diabetes yang dipentingkan adalah bagian kaki. Kan, tidak ada luka di tangan atau punggung yang sulit sembuh," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rochis menyebutkan, hampir 40 persen pasien diabetes yang datang ke klinik sudah terjadi neuropati (komplikasi pada saraf) dan juga makrioangiopati (penebalan dinding pembuluh darah besar).

"Tidak semua pasien diabetes melitus mengalaminya, kalau gula darahnya terkendali tidak mungkin terjadi," Ketua Persadia Tangerang ini.

Rochis menjelaskan, pada umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan pembuluh darah di kaki pasiennya. "Kita bisa meraba apakah ada perubahan warna, bentuk, atau rasa di kaki," katanya.

Neuropati pada kaki bisa menyebabkan pasien mengalami baal atau mati rasa. "Saya ada pasien yang menginjak paku payung pun tidak merasa. Pulang dari naik bajaj kakinya sudah melepuh karena tidak merasa menginjak sesuatu," katanya.

Oleh karena itu pasien diabetes melitus diwajibkan selalu menggunakan sandal, baik di dalam rumah atau luar rumah. Pasien juga harus rutin memeriksakan kakinya dan segera mengobati lukanya.

Walau luka yang infeksi sulit sembuh, namun menurut Rochis tidak semua kasus borok di kaki memerlukan amputasi. "Kalau masih bisa diperbaiki ya tidak perlu diamputasi. Kecuali kalau infeksinya sudah kena tulang terpaksa harus diamputasi," katanya.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Luka Bakar
Luka Bakar
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.