Kompas.com - 24/05/2015, 15:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Kanker ovarium biasanya diderita oleh wanita menjelang menopause. Namun, tak hanya wanita dewasa, anak-anak pun ternyata bisa menderita kanker ovarium atau indung telur.

Dokter sub spesialis obstetri dan ginekologi onkologi Andrijono mengungkapkan, kanker ovarium bahkan pernah ditemui pada bayi. "Bisa dari bayi sampai orang tua. Anak-anak pun banyak dari 9,11, sampai 12 tahun," ujar Andrijono di sela-sela acara Kalbe Oncology Forum di Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Pada anak-anak, kanker ovarium yang ditemukan tidak ganas, karena menimbulkan keluhan. Adanya tumor, biasanya baru diketahui ketika anak sakit dan diperiksa oleh dokter anak. Gejala umum di antaranya bagian perut membesar, terasa nyeri, dan sering buang air kecil.

"Pada bayi yang sering ngompol, ibunya curiga. Pas dibawa ke dokter anak, ternyata ada benjolan," terangnya. Andri menjelaskan, penanganan kanker ovarium pada anak-anak pun tak jauh berbeda dengan orang dewasa. Anak-anak juga menjalani operasi pembedahan dan kemoterapi.

Bagi para anak perempuan, karena kanker belum ganas, maka dapat dilakukan operasi pengangkatan tumor saja. Saat dewasa, mereka pun nantinya bisa memiliki keturunan seperti wanita lainnya. "Kita ambil tumor saja, masih ada rahim. Pasien masih bisa hamil," kata Andri. Menurutnya, hingga saat ini, belum diketahui penyebab anak-anak terkena kanker ovarium.

Penyakit kanker ovarium atau indung telur ini, termasuk yang paling berbahaya, karena fungsi indung telur sebagai tempat di mana adanya sel telur maupun progesteron dan estrogen yang telah dihasilkan. Kanker ovarium adalah salah satu kanker yang paling banyak diderita oleh wanita di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X