Kompas.com - 12/06/2015, 18:54 WIB
Kacang-kacangan ShutterstockKacang-kacangan
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar baik bagi Anda yang suka makan kacang. Ternyata, kacang yang biasa dijadikan camilan ini bermanfaat bagi kesehatan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Epidemiology mengungkapkan, makan kacang sekitar 10 gram per hari atau sekitar satu genggam tangan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit. Mulai dari penyakit tekait pernapasan seperti asma, neurodegenerative atau terkait sistem saraf, penyakit kanker, diabetes, hingga penyakit kardiovaskular seperti jantung.

Menurut penelitian, makan kacang memiliki dampak yang sama pada pria maupun wanita. Efeknya pun sama pada hampir semua jenis kacang-kacangan seperti kacang mete, almond, dan kenari.

Namun, dampaknya bagi kesehatan tidak ditemukan jika makan selai kacang. Peneliti menduga, pengolahan selai kacang yang menggunakan minyak sayur dan garam dapat menghilangkan kandungan bermanfaat dari kacang. Selai kacang tidak berdampak baik bagi kesehatan mungkin juga karena mengandung asam lemak trans yang cukup tinggi.

Penelitian ini berdasarkan data dari Netherlands Cohort Study sejak tahun 1986 yang telah mengumpulkan data lebih dari 120.000 laki-laki dan perempuan di Belanda berusia 55-69 tahun. Peneliti mengamati seberapa banyak orang konsumsi kacang dan menganalisis hasilnya dengan tingkat kematian seseorang, yang disebabkan oleh berbagai penyakit.

Ketua penelitian Profesor Piet van den Brandt dari Maastricht University mengungkapkan, kacang tanah dan kacang pohon mengandung berbagai senyawa seperti asam lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, berbagai vitamin, serat, antioksidan, dan senyawa lainnya yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Peneliti pun menyimpulkan, cukup konsumsi kacang 10-15 gram atau segenggam tangan saja per hari dapat mencegah kematian dini, karena mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Namun, konsumsi kacang lebih dari itu, dinilai tidak memengaruhi tingkat risiko terkena penyakit menjadi lebih rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Dailymail
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

Health
9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.