Kompas.com - 22/12/2015, 17:05 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Candy game adalah jenis permainan komputer yang sekarang-sekarang ini banyak digemari, terutama oleh anak dan remaja. Permainan ini, seringkali dimainkan secara online sendiri atau bersama teman di sosial media.

Tidak banyak yang sadar bahwa di dalam permainan ini, terdapat iklan permen, snack atau soda merk tertentu.

Menurut penelitian Frans Folkvord, hanya sekitar enam persen anak dan remaja yang sadar mengenai iklan ini. Folkvord adalah ilmuwan ilmu perilaku, memegang gelar PhD dari Radboud University.

Kabar buruknya, menurut penelitian Folkvord, anak-anak jadi mengonsumsi permen, snack atau soda  55 persen lebih banyak setelah bermain permainan ini, diduga karena terpengaruh oleh iklan tersembunyi di candy game. Kesimpulan  ini didapat setelah dia meneliti lebih dari seribu anak yang hobi bermain candy game.

 

Tidak jelas bahwa itu adalah iklan

"Berbeda dengan televisi, di mana segmen iklan terpisah dari acara utama dan kita bisa membedakannya dengan jelas, iklan di candy game dicampur dengan konten sehingga lebih sulit dikenali bahwa itu adalah iklan. Ada situs-situs produsen makanan yang mengandung permainan, menawarkan anak-anak pilihan berbagi game dengan teman-teman mereka. "

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Folkvord menemukan, bahwa banyak anak tidak mengakui permainan tersebut adalah iklan, bahkan ketika nama-nama merk dan logo jelas terlihat.

Selain itu, tidak peduli apakah game yang dimainkan bertema buah atau permen, anak-anak tetap makan lebih banyak permen setelah bermain. Akibatnya, rata-rata mereka mengasup 72 kalori  lebih banyak dibanding anak yang tidak suka bermain candy game.

Meski, dua tahun setelah penelitian dimulai, Folkvord tidak menemukan hubungan antara makan permen dan indeks massa tubuh yang lebih tinggi, snack dan permen tetap diduga kuat memiliki efek yang tidak sehat. 

Menurut hasil penelitian Folkvord, indeks massa tubuh anak-anak yang tidak bermain candy game, lebih rendah dari anak-anak yang main candy game. Anak-anak yang tidak main candy game, belajar untuk memuaskan rasa lapar mereka dengan pilihann sehat seperti apel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X