Kompas.com - 12/03/2016, 14:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Dua jenis obat yang sedang diuji berhasil mengecilkan tumor secara dramatis, bahkan menghilangkan kankere payudara dalam tempo 11 hari.

Kemampuan menakjubkan obat tersebut diharapkan bisa meniadakan kemoterapi bagi wanita yang menderita kanker payudara.

Obat tersebut adalah lapatinib dan trastuzumab, yang dikenal dengan herceptin. Kedua obat itu menargetkan HER2, protein yang menjadi bahan bakar pertumbuhan kanker payudara pada sebagian wanita.

Penelitian tersebut dilakukan pada 257 wanita dengan menargetkan pada HER2 yang ditemukan pada 1 dari 10 kanker payudara. Ukuran kanker pada partisipan studi ini antara 1-3 cm.

Herceptin bekerja pada permukaan sel kanker, sementara lapatinib mampu masuk ke dalam sel untuk melumpuhkan HER2.

Peneliti merasa kaget dan tak menyangka dengan hasil dramatis obat ini. Apalagi, durasi mengecilnya tumor sangat cepat, yakni saat tumor didiagnosis dan operasi untuk mengangkatnya. Ketika dokter bedah akan melakukan operasi, ternyata sudah tidak ada tanda kanker pada beberapa pasien.

Dalam waktu kurang dari 2 minggu pemakaian obat, kanker hilang pada 11 persen kasus, dan sekitar 17 persen tumor mengecil dengan ukuran kurang dari 5 mm.

"Kami sangat kaget dengan hasil penelitian ini karena waktunya sangat singkat," kata Profesor Judith Bliss dari institut penelitian kanker di London.

Para ahli menyebutkan hasil penelitian ini merupakan langkah besar dalam perawatan kanker yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Saat ini terapi untuk pasien kanker dengan HER2 positif adalah operasi yang diikuti dengan kemoterapi dan pemberian obat herceptin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber bbc.co.uk
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.