Kompas.com - 16/03/2016, 20:55 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Beberapa ahli gizi telah mengakui bahwa ada beberapa saran diet yang dianggap sudah tak relevan untuk diterapkan. Bukannya membantu Anda menurunkan beberapa kilogram berat badan, cara ini malah bisa membuat Anda kelaparan, tubuh kurang fit, hingga akhirnya ingin makan banyak.

Semakin sedikit kalori, lebih baik
Sebenarnya, semakin sedikit kalori yang Anda konsumsi, semakin besar kemungkinan Anda untuk makan berlebihan nantinya.

"Saya pernah memiliki pasien yang berpikir bahwa diet rendah kalori adalah ide yang baik untuk menurunkan berat badan," kata Samantha Heller, ahli gizi klinis senior di NYU Langone Medical Center dan penulis The Only Cleanse.

"Suatu ketika, dia datang ke kantor saya dan mengatakan kalau dia tidak mampu menaiki tangga yang tinggi,” lanjutnya.

Heller menjelaskan, mengurangi porsi makan, atau tidak makan sama sekali, menyebabkan tubuh masuk ke mode kelaparan, metabolisme tubuh akan menyesuaikan diri untuk menghemat energi. Sehingga, berat badan yang hilang selama diet kalori sangatlah sedikit. Justru, rasa laparlah yang akan menghantui Anda.

Dan jika Anda makan berlebihan agar keluar dari kelaparan, maka tubuh akan segera menyimpannya sebagai cadangan lemak dan akhirnya berat badan akan naik.

Ketimbang makan sedikit, lebih baik mengganti jenis bahan makanan yang lebih sehat, misalnya ganti pasta dengan pasta gandum, nasi putih dengan nasi merah, daging berlemak dengan daging tanpa lemak, minuman manis dengan air putih, kudapan goreng dengan sayur tumis.


Makan sedikit tapi sering
Makan sedikit sebanyak 6 kali dalam sehari? Ini mungkin bukan ide yang buruk dan sudah banyak dokter yang merekomendasikannya. Makan sedikit sepanjang hari, dianjurkan untuk membantu menjaga gula darah dan tingkat lapar yang stabil.

Namun, sebuah studi di Kanada menemukan bahwa membagi waktu makan sebanyak enam kali tidak berpengaruh pada penurunan berat badan, dan penelitian terkait menunjukkan, makan enam kali sehari dapat membuat Anda ingin makan lebih banyak.

"Kadang-kadang seseorang melakukan saran ini, mereka tidak paham betul apa yang dimaksud dengan porsi kecil. Tanpa perhitungan ahli gizi, saran ini dengan cepat bisa berubah menjadi cara diet yang buruk," kata Kristin Kirkpatrick, MS, RD, manajer layanan gizi kesehatan di Cleveland Clinic Wellness Institute.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.