Kompas.com - 01/04/2016, 11:30 WIB
EditorLusia Kus Anna

Jakarta, Kompas - Pemberantasan sarang nyamuk digencarkan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebar demam berdarah dengue.

Meski begitu, tidak semua orang sadar untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebar DBD.

Petugas pencegahan dan pemberantasan penyakit dari Puskesmas Cengkareng meningkatkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Daryono, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit DBD Puskesmas Cengkareng, Kamis (31/3), mengatakan, kegiatan PSN ditambah dari dua kali menjadi tiga kali dalam sepekan. Menurut dia, beberapa faktor penyebab banyaknya kasus DBD di Cengkareng adalah lingkungan padat penduduk, sanitasi buruk, dan kebiasaan penduduk menampung air bersih di ember dan gentong. Selain kebersihan warga dan lingkungan, DBD juga dipengaruhi oleh cuaca ekstrem.

"Petugas jumantik menjadi ujung tombak sosialisasi perilaku hidup bersih. Mereka juga bertugas mengecek tempat penampungan air di setiap rumah warga," ujar Daryono.

Puskesmas juga membagikan sekitar 200 kilogram abate untuk warga di daerah tertentu. Abate diberikan kepada kader jumantik untuk selanjutnya dibagikan kepada warga. "Besok (Jumat), kami juga menggelar PSN serentak di Duri Kosambi. Di RW 001, kasus DBD masih tinggi," katanya.

Azizah (29), warga RT 004 RW 011 Kelurahan Cengkareng Barat, tidak membuang barang bekas yang terdapat di pekarangan rumahnya, yang berpotensi digenangi air, dengan alasan tidak sempat karena lebih sering tinggal di rumah orangtuanya di kawasan Tebet.

Lurah Cengkareng Barat Mohamad Hatta telah menugasi pengurus RW dan puskesmas untuk sigap melakukan penyelidikan epidemiologi setiap kali ada warganya yang terserang DBD. Penyelidikan dilakukan dalam radius 100 meter dari lokasi tempat tinggal warga yang terserang penyakit DBD.

Petugas memeriksa penampungan air dan tempat lain yang dapat menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk. "Jika ditemukan jentik nyamuk, kami melakukan pengasapan untuk mematikan nyamuk," ujar Hatta.

Menurut anggota staf Humas RSUD Cengkareng, Muhammad, pengasapan tidak signifikan mengurangi jumlah nyamuk DBD. Pengasapan yang terlalu sering justru membuat nyamuk jadi kebal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.