Kompas.com - 01/04/2016, 11:30 WIB
EditorLusia Kus Anna

Di Cilincing, Jakarta Utara, warga mengatakan, pengasapan sudah beberapa kali dilakukan. Namun, beberapa warga tetap terkena DBD dan harus dirawat di rumah sakit.

Nurhayati (36), warga RT 007 RW 008, Kebantenan, Semper Timur, Cilincing, mengatakan, petugas sudah melakukan pengasapan sebanyak lima kali. Kader jumantik pun rutin memeriksa rumah setiap Jumat. Namun, penderita DBD tetap ada, termasuk anaknya.

Penderita bertambah

Di RSUD Cengkareng, sepanjang Maret 2016, terdapat 373 pasien demam berdarah. Angka tersebut meningkat 61 persen dari Februari 2016 sebanyak 230 pasien. Sementara pada Januari 2016 rumah sakit hanya menangani 85 pasien.

Di RSUD Koja, terdapat 52 anak dan 57 orang dewasa yang dirawat karena DBD, Kamis. Kepala Instalasi Rawat Inap RSUD Koja Mega Arista mengatakan, jumlah pasien meningkat sekitar 20 persen sejak Februari lalu. Meskipun demikian, angka ini masih normal.

Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti mengatakan, ada 187 pasien DBD yang dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi selama Maret. Jumlah ini naik dibandingkan jumlah pasien yang dirawat pada Februari (110) dan Januari (28).

"Sebagian pasien dititipkan ke ruang untuk perawatan penyakit syaraf dan jantung karena di ruang penyakit dalam sudah penuh," ujar Sumarti, Kamis.

Jika pasien DBD terus bertambah, RSUD Bekasi menyiapkan aula berkapasitas 50 pasien untuk dijadikan ruang perawatan. Terdapat 50 tempat tidur cadangan yang juga disiapkan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat, hingga akhir Maret 2016, ada 512 kasus DBD dan 13 penderita di antaranya meninggal. "Kebanyakan penderita yang meninggal karena terlambat memeriksakan diri," ucap Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2015, di Kabupaten Bekasi terdapat 887 kasus DBD dengan 8 penderita meninggal. (C07/ILO/C06/DEA)

 

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 1 April 2016, di halaman 28 dengan judul "Pencegahan DBD Digencarkan".

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.