Kompas.com - 05/04/2016, 11:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Siapa pun tentu berharap terhindar dari masalah bau badan. Sayangnya, bau badan bisa dialami siapa saja, terlebih di cuaca panas seperti saat ini.

Setiap orang memang memiliki bau badan yang khas masing-masing. Tetapi jika kita tidak cermat membersihkan tubuh, bau badan yang bercampur bakteri ini menimbulkan aroma tidak sedap.

Ketahui fakta-fakta seputar bau badan.

- Ada dua kelenjar keringat berbeda
Kelenjar keringat itu disebut ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin ada di seluruh tubuh dan memproduksi air keringat untuk menjaga suhu tubuh tetap sejuk.

Kelenjar aprokrin berada di tempat yang memiliki konsentrasi folikel rambut terbanyak (kulit kepala, ketiak, dan selangkangan). Cairan yang dihasilkan kelenjar ini lebih berlemak dan lunak, berasal dari lipid yang disekresi.

- Rambut bisa meningkatkan bau
Pada dasarnya bukan keringat dari kelenjar aprokrin yang menyebabkan aroma. Bakteri pemicu bau tertarik pada keringat tersebut. Begitu bakteri ini memecah lemak di kelenjar apokrin, maka aroma tidak sedap langsung tercium. Makin lebat rambut di area itu, makin banyak bakterinya sehingga bau tak sedap lebih pekat.

- Memakai deodoran bisa membantu
Pertahanan utama melawan bau tidak sedap dari tubuh adalah memakai deodoran. Kandungan di dalam deodoran bisa mengehentikan keringat keluar akibat aktivitas berlebih.

- Terapi medis
Pada kasus yang ekstrim, saat produk deodoran yang dibeli tak membantu, ada prosedur medis dengan injeksi botox. Prosedur ini sangat membantu seseorang dengan produksi keringat berlebih.

- Makanan memengaruhi aroma keringat
Bawang putih dan makanan berbau tajam lainnya adalah pemicu klasik yang membuat bau badan kita semakin parah.

- Jangan berlebihan membersihkan
Penggunaan sabun antibakteri dan juga menggosok dengan scrub di ketiak memang disarankan, tapi jangan lebih dari itu. Penggunaan alkohol di area tersebut misalnya, justru membuat kulit menjadi kering dan tubuh memproduksi lebih banyak keringat.

- Stres membuat keringat lebih banyak
Ini sebabnya Anda harus memeriksa pakaian Anda sebelum melakukan wawancara kerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.