Kompas.com - 07/04/2016, 19:15 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam produk tabir surya, ternyata dapat mengganggu fungsi sel-sel sperma. Beberapa di antaranya meniru efek hormon progesteron wanita, ungkap sebuah studi terbaru di Denmark.

"Hasil studi ini menjadi perhatian banyak orang dan menjelaskan sebagian faktor penyebab mengapa infertilitas pada pria meningkat belakangan ini," kata peneliti senior studi tersebut, Niels Skakkebaek, MD, DMSc, seorang profesor di University of Copenhagen dan peneliti di University Hospital Copenhagen, Rigshospitalet.

Meski tabir surya berfungsi untuk mengurangi jumlah sinar UV matahari dengan cara menghalanginya menembus kulit kita, kenyataannya justru beberapa bahan kimia pada losion tabir surya dapat menyerap ke dalam kulit dan memberi efek negatif, kata Skakkebaek.

Bahan kimia tabir surya ditemukan dalam sampel darah manusia dan di 95 persen sampel urine pria di AS, Denmark dan negara-negara lainnya.

Skakkebaek dan rekan-rekannya menguji 29 dari 31 produk tabir surya di AS dan Uni Eropa, juga meneliti sel sperma manusia yang sehat yang diperoleh dari beberapa donor yang sehat. Sel sperma menjalani pengujian dalam larutan penyangga yang menyerupai kondisi di saluran tuba wanita.

Secara khusus, para peneliti mengevaluasi sinyal kalsium, yang muncul di dalam sel yang disebabkan oleh perubahan konsentrasi ion kalsium. Gerakan ion kalsium dalam sel sperma memainkan peran utama pada fungsi sel sperma, menurut Skakkebaek.

CatSper adalah saluran ion kalsium sperma yang sangat penting bagi kesuburan pria. Saluran ini adalah reseptor utama sperma untuk progesteron, suatu atraktan (penarik) hormon yang ampuh untuk sel sperma manusia.

Pengikatan progesteron dengan CatSper menyebabkan ion kalsium masuk ke dalam sel sperma untuk sementara, mengendalikan beberapa fungsi sperma yang diperlukan untuk pembuahan.

Para peneliti menemukan bahwa 13 buah produk, atau 45 persen, dari 29 produk tabir surya dapat mengganggu fungsi sel sperma normal.

"Efek ini sudah dimulai pada dosis rendah (dari bahan kimia yang terdapat di dalam produk), di bawah level yang biasa ditemukan pada orang yang memakai tabir surya ke seluruh bagian tubuhnya," kata Skakkebaek.

Selanjutnya, sembilan dari 13 produk, tampaknya menginduksi ion kalsium dengan cara mengaktifkan saluran CatSper, dan dengan demikian artinya meniru efek progesteron. Singkatnya, tabir surya bersifat mengacaukan endokrin dan motilitas sperma, kata Skakkebaek.

Skakkebaek menganjurkan studi klinis lanjutan untuk menyelidiki apakah produk tabir surya memengaruhi kesuburan wanita juga. "Studi kami juga menganjurkan, agar pemerintah meneliti lagi efek tabir surya terhadap kesuburan sebelum memberi izin perdagangan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.