Dikira Usus Buntu, Ternyata Ada Kondom Tertinggal di Usus Wanita Ini

Kompas.com - 27/05/2016, 13:38 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Selalu ada cerita tentang kecelakaan kecil saat berhubungan seksual. Salah satunya adalah kondom yang tertinggal, entah itu di dalam vagina atau perut.

Seorang wanita berusia 26 tahun di Inggris juga mengalaminya. Ia datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut dan bagian perut bawahnya keras sehingga ia tak bisa makan dan menderita demam.

Hasil pemindaian perut menunjukkan perutnya bengkak oleh cairan sehingga dokter menyimpulkan ia menderita radang usus buntu.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu lalu segera dibawa ke ruang bedah untuk menjalani operasi sebelum ususnya pecah. Namun, dokter kaget mendapati ada sesuatu yang tak biasa saat memotong usus buntunya.

Tim dokter menemukan ada kondom yang tersangkut di usus. Mereka meyakini ini adalah kasus pertama yang dilaporkan dalam literatur medis.

"Ketika kami membedah usus buntu, ternyata malah menemukan bagian dari karet yang konsisten dengan kondom," kata dokter bedah dalam laporannya di Journal of Medical Case Report.

Setelah pasien siuman pasca-operasi, ia mengakui bahwa dua minggu sebelumnya secara tak sengaja menelan kondom pacarnya. Sebelum sempat ditarik, kondom itu malah masuk ke kerongkongannya.

Wanita itu mengatakan memang tak langsung ke dokter karena lima hari setelah kejadian itu, ia menemukan potongan kondom di fesesnya. Ia sama sekali tak menyangka bahwa keluhan sakit perut yang dialaminya gara-gara insiden kondom tertelan.

Dokter mengatakan, usus buntu adalah organ berukuran jari yang berada di bagian kiri usus besar sehingga terkadang ada obyek yang nyangkut dan menyebabkan peradangan serta infeksi.

Sebelumnya juga pernah dilaporkan ada peluru, tali pancing, biji buah, tusuk gigi, kunci, hingga mata bor di usus buntu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.