Kompas.com - 29/05/2016, 18:09 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Iklan rokok umumnya menampilkan sosok pria yang gagah, berani maupun petualang sejati. Iklan tersebut dinilai sangat bertentangan dengan produk yang dijual.

Faktanya, merokok justru bisa menurunkan kejantanan seorang pria. Sejumlah penelitian dan para dokter kandungan mengungkapkan, merokok dapat menurunkan kualitas sperma pria. Tak hanya itu, kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi.

"Sesuai tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun ini, yaitu suarakan kebenaran. Kalau kita lihat iklan rokok, kan iklannya bagus-bagus. Tapi, di balik itu semua bener enggak, sih. Nyatanya, rokok hanya akan merusak kesehatan," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Lily Sulistyowati, Selasa (25/5/2016).

Seperti pernah dijelaskan oleh dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Budi Wiweko, merokok menimbulkan Reactive Oxygen Species (ROS) yang menghasilkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas tersebut dapat merusak materi genetik sperma. Akibatnya, sperma dengan materi DNA yang rusak tidak mampu membuahi sel telur.

Kebiasaan merokok juga akan merusak pembuluh darah, termasuk di penis, sehingga muncul masalah disfungsi ereksi. Merokok pun bisa menyebabkan pria kehilangan jakunnya jika sudah terkena kanker pita suara. Jadi, tidak merokok justru bisa membuat pria lebih jantan.

Sedihnya, jumlah pria perokok di Indonesia saat ini merupakan yang tertinggi di dunia. Berdasarkan data terbaru dari The Tobacco Atlas 2015, jumlah pria perokok di atas usia 15 tahun mencapai 66 persen.

Rokok seharusnya tak perlu lagi diiklankan di televisi, media sosial, maupun iklan luar ruang seperti billboard. Namun, menurut Lily, untuk mengatur hal ini perlu kerjasama berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika dan pemerintah daerah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.